Sabtu, 31 Agustus 2013

Tadi itu Malam Minggu (Katanya)

Keramaian kota metropolitan
Diimbangi kerla kerlip lampu kota
Langit malam yang menjadi atap mereka
Suasana sesak dikeramaian

Malam dimana mereka berkeliaran
Malam dimana mereka beraksi
Mencari apa yang sudah ditemukan
Menikmati apa yang telah dimiliki

Jika kita mudah jatuh cinta
Karena paras wajah yang cantik
Harta dan tahta yang menggiurkan
Atau tuntutan dan paksaan seseorang

Berapa banyak wanita yang kita bohongi
Berapa banyak hati yang kita permainkan
Berapa banyak (katanya) cinta yang kita ucapkan
Berapa banyak (katanya) cinta yang kita tuliskan

Terkadang kita butuh alasan yang lebih
Untuk mempatenkan sebuah rasa
Untuk menjelaskan sebuah perasaan
Yang sering kita sebut dengan CINTA

Seseorang dengan paras cantik itu banyak
Seseorang dengan harta melimpah itu banyak
Seseorang dengan jabatan tinggi itu banyak
Tapi apa itu semua yang menjadi alasan utama?

Bayangkan jika sebuah negara berisi wanita cantik semua
Apa kau akan mencintai semuanya?
Apa kau akan menikahi semuanya?
Apa kau akan menyatakan cinta pada semuanya??

Jumat, 30 Agustus 2013

Tanpa Sebuah Alasan

Kita tidak terlahir dengan praktis
Tanpa ada sebuah alasan diawalnya
Tanpa sebuah alasan diakhirnya
Tanpa pernah kita tau apa itu *untuk saat ini

Alasan adalah sebuah dorongan
Alasan adalah sebuah jawaban
Kita tak pernah sadar saat dimulai dan diakhiri
Semua sudah berlalu saat kesadaran itu kembali

Terkadang kita memang tidak membutuhkannya
Karena kita tidak dapat menjelaskannya
Tidak tau cara menyikapinya
Hanya mampu menjalaninya

Terkadang kita memang mengabaikannya
Melupakan esensi yang terdapat pada dirinya
Tanpa tau mana yang benar mana yang salah
Hanya mampu bertahan dijalannya

Apa yang dimulai tanpa sebuah alasan
Akan sulit untuk diketahui akhirnya
Sudah terlewat dan baru disadari
Telah berakhir tanpa pernah diakhiri

Biarkan seperti itu akhirnya
Dan biarkan juga orang berfikir seperti itu
Tak perlu dijelaskan mengapa bisa terjadi
Karena itu bukan hal yang perlu mereka tau

Jumat, 23 Agustus 2013

Siapa Mereka Itu?

Tak ada yang bisa disebut sahabat sejati
Selain apa yang melekat padamu
Bukan mereka yang ada didekatmu
Bukan mereka yang berdiri disampingmu

Tanganmu adalah sahabatmu
Kakimu adalah sahabatmu
Rambutmu adalah sahabatmu
Pandangamu adalah sahabatmu (petuah seorang indian)

Mereka yang seumur hidup bersamamu
Mereka yang setiap waktu bersamamu
Mereka yang merasakan sakit bersamamu
Mereka yang berjuang bersamamu

Tak seorang pun didunia ini
Tak ada satupun diantara manusia
Yang dapat menggantikan mereka
Setidaknya masih seperti itu

Kau hanya sendirian didunia ini
Kau menjalani semua sendiri
Dengan tangan dan kakimu sendiri
Bukan dengan tangan dan kaki orang lain

Bukan milik ayahmu, ibumu, keluargamu
Bukan milik temannmu, gurumu, musuhmu
Berjuang sendiri adalah kodrat dan takdirmu
Jangan terlena dengan keadaan nyaman

Jalan terjal bukan untuk dihindari
Dia mengajarkanmu arti perjuangan
Jalan nyaman bukan berarti aman
Dia membiusmu dalam ketidakmampuan

Kamis, 22 Agustus 2013

Sebuah Rasa

Rasa adalah sebuah ungkapan ekspresi indra
Bukan tentang nyata bentuk dan wujudnya
Tapi lebih kepada apa yang pernah terjadi
Dan apa yang hendak dirasa kemudian

Cinta adalah rasa yang sangat familiar
Banyak persepsi tentangnya
Banyak makna didalamnya
Dan banyak wujud bukan fisiknya

Sesuatu yang tak pernah kembali saat telah terlewatkan
Sesuatu yang tak akan terulang meski diulangi
Sesuatu yang tak akan berubah meski di edit lagi
Sesuatu yang akan tetap begitu adanya untuk diceritakan

Ini bukan tentang mengapa, untuk apa, dan untuk siapa
Ini hanyalah tentang apa yang terucap
Dari mulut seorang yang dikatakan PRIA
Apa lagi yang bisa dipercaya dari seorang pria?

Semua memang tidak mudah
Rasa yang tidak bisa diatur
Rasa yang tidak punya etika
Dan rasa yang tidak bisa di terima

Tanpa perlu alasan dia bertahan
Tanpa paksaan dia terbuka
Tanpa diminta dia pun rela
Tanpa tanpa dan tanpa

Terkadang kita memang tidak butuh
Alasan yang logis
Alasan yang kuat
Alasan yang bisa dipercaya
Alasan yang bisa dipertanggung jawabkan
Hanya untuk mendapatkan apa yang diinginkan

Maafkan aku yang selalu memaksamu
Tangan untuk harus menulis
Mata untuk harus terbuka
Hati untuk harus bersabar

Aku seharusnya disana bersamamu
Bukan disini melihatmu
Tapi memang ini jalan yang kupilih
Hanya untukmu semua dikorbankan

Kamis, 01 Agustus 2013

Puncak itu adalah

Butuh waktu yang lama untuk mencapai sebuah puncak
Dia yang mencoba berjalan dijalan berbatu yang telah ditentukan
Tanpa pernah bisa memilih jalan yang mana yang hendak dilewati
Semua adalah takdir yang harus manusia jalankan

Sedikit bahan renungan untuk kita semua
Tak pernah ada jalan tanpa ujung
Tak pernah ada susah tanpa bantuan
Tak pernah ada kesulitan tanpa kemudahan

Kita pasti akan mencapai sebuah puncak
Ntah kita menyadarinya atau tidak
Ntah kita menganggapnya atau tidak
Yang jelas akan ada saat dimana kita harus turun

Bukan hal yang mudah memang
Dan bukan hal yang mustahil juga
Skenario Tuhan begitu indah
Dengan Ending di tiap segmentnya

Saat semua yang bermula harus diakhiri
Begitu banyak yang dilewati
Begitu banyak yang dirasakan
Bukan melupakan, namun sekedar merelakan

Aku bukan yang pertama sampai
Dan kalian juga bukan yang terakhir
Hanya masalah waktu yang berbeda
Bukan alasan untuk membedakan sebuah kasta

Semua akan bermula lagi dari awal
Dengan kondisi dan situasi yang berbeda
Itulah siklus kehidupan
Bukan hidup jika kita tidak berjalan dan hanya diam disana