Anggaplah semua ini sebagai doa
Doa yang seharusnya kita panjatkan pada pemberi hidup
Sebuah alasan untuk tetap bertahan hidup
Bukan hidup karena takut mati
Aku hidup karena kau menginginkannya
Sebuah berkah yang diberikan sejak aku lahir
Meskipun aku tahu eberadaanku tidak diinginkan pada awalnya
Namun seiring waktu semua akan berubah
Sebuah kepastian akan penerimaan
Tiada penlakan yang kekal
Kecuali hal hal yang tersebuat dalam kitab suci Tuhan
Dan selama didunia aku menyadari semua itu
Semua akan berubah pada waktunya
Ntah kita masih hidup atau tidak untuk mengalaminya
Namun hidup ini akan menjadi yang kita inginkan
Sadar atau tidak begitulah kenyataannya
Aku mengalami semua yang terjadi selama aku hidup
Aku bukan sekedar menjalani karena sebuah tuntutan profesi
Menikmati dan mencerna setiap momentum yang diterima
Meresapi dan mengkaji setiap problematika yang tercipta karenanya
Suka tidak suka
Mau tidak mau
Air mata akan tetap keluar untuk sebuah alasan yang tidak jelas
Caci maki akan tetap menjelma dalam bentuk bongkahan kekecewaan yang mendasar macam koral
Tapi kita tetaplah seorang manusia yang terlahir dalam keadaan serba tidak benar
Dimata manusia hukum itu kekal berlaku
Tak ada sedikitpun celah untuk menolak hukum itu
Sebaik apapun kita berbuat pasti ada cacat yang menempel kepadanya
Aku terlahir sebagai seorang manusia dari orang tuaku yang istimewa
Tidak semua orang tua bisa memiliki anak karena itulah mereka istimewa karena diberikan kepercayaan
Dimana hatimu jika berani mengecewakannya meski hanya seujung kuku bayi
Kau bahkan bisa tumbuh cantik, rupawan karena usaha orang tua
Aku adalah sebuah kesalahan karena itu pilihanku
Agar kalian mengerti bagaimana mencari kebenaran dari apa yang ku tunjukkan
Tidak ada hubungan dengan bagaimana orang tua ku mendidikku
Mereka sudah berupaya yang terbaik namun semua adalah ulah kita hingga terkadang menggali jalur air mata dari seorang ibu
Sabtu, 09 Januari 2016
Sabtu, 02 Januari 2016
Resolution ???
Resolution atau perubahan
Apa yang kau tentang itu?
Apa yang kenal dari dia?
Apa yang kau inginkan darinya?
Perubahan adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik
Bukan lagi sebuah pembenaran atau pembuktian dalam hal yang telah dilakukan
Tidak ada patokan atau standar dimana kita bisa menentukan sebuah perubahan
Perubahan bukan juga sebuah hal yang bisa dipaksakan
Kita terlahir bagai selembar kertas putih (kata padi atau siapalah dia)
Tapi itu tidaklah benar sepenuhnya
Kita terlahir dengan jutaan lembar kertas yang telah rapi disusun oleh pencipta
Sang Jagat telah memilih dan menentukan siapa yang berhak mengambil cerita ini
Kita diberikan lembaran itu karena Pencipta mampu bahwa kita bisa melaluinya
Kita bisa melewatinya
Kita bisa melaluinya
Dan kita bisa menghadapinya
Bukan sebuah alasan untuk menyerah pada cerita
Karena pembuat pastilah mengetahui sejauh mana kemampuan pemainnya
Tapi terkadang pemainlah yang membatasi diri
Malas dan pasrah dalam keadaan yang membuat semuanya terjadi
Percaya lah dan terus percaya meski sekalipun tidak mungkin tuk dipercaya
Hal inilah yang kuyakini semenjak itu
Semenjak aku berada disini
Tempat terujung dunia kapuas yang ntah dimana jalan lain tak lagi ada selain ujung dari sebuah jalan raya.
Saat kusadari terdampar ditempat seperti ini
Saat itu pula kurasakan bahwa dunia ini menarik
Tidak ada yang kebetulan
Tidak ada yang namanya tidak mampu
Yang ada hanyalah menyerah
Yang ada hanyalah pasrah
Hal yang terjadi jika kita tidak mampu menerima dan percaya
Menerima yang diberikan dan percaya akan rencananya
Cara menulisku seprtinya tak berubah
Lebih tepatnya tak mampu berkembang sama sekali
Apakah aku yang malas
Atau aku terlalu bodoh karena otakku lama tak kugunakan (selama kuliah ku gadaikan)
Apa yang kau tentang itu?
Apa yang kenal dari dia?
Apa yang kau inginkan darinya?
Perubahan adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik
Bukan lagi sebuah pembenaran atau pembuktian dalam hal yang telah dilakukan
Tidak ada patokan atau standar dimana kita bisa menentukan sebuah perubahan
Perubahan bukan juga sebuah hal yang bisa dipaksakan
Kita terlahir bagai selembar kertas putih (kata padi atau siapalah dia)
Tapi itu tidaklah benar sepenuhnya
Kita terlahir dengan jutaan lembar kertas yang telah rapi disusun oleh pencipta
Sang Jagat telah memilih dan menentukan siapa yang berhak mengambil cerita ini
Kita diberikan lembaran itu karena Pencipta mampu bahwa kita bisa melaluinya
Kita bisa melewatinya
Kita bisa melaluinya
Dan kita bisa menghadapinya
Bukan sebuah alasan untuk menyerah pada cerita
Karena pembuat pastilah mengetahui sejauh mana kemampuan pemainnya
Tapi terkadang pemainlah yang membatasi diri
Malas dan pasrah dalam keadaan yang membuat semuanya terjadi
Percaya lah dan terus percaya meski sekalipun tidak mungkin tuk dipercaya
Hal inilah yang kuyakini semenjak itu
Semenjak aku berada disini
Tempat terujung dunia kapuas yang ntah dimana jalan lain tak lagi ada selain ujung dari sebuah jalan raya.
Saat kusadari terdampar ditempat seperti ini
Saat itu pula kurasakan bahwa dunia ini menarik
Tidak ada yang kebetulan
Tidak ada yang namanya tidak mampu
Yang ada hanyalah menyerah
Yang ada hanyalah pasrah
Hal yang terjadi jika kita tidak mampu menerima dan percaya
Menerima yang diberikan dan percaya akan rencananya
Cara menulisku seprtinya tak berubah
Lebih tepatnya tak mampu berkembang sama sekali
Apakah aku yang malas
Atau aku terlalu bodoh karena otakku lama tak kugunakan (selama kuliah ku gadaikan)
Cintailah yang kau miliki saat ini karena negara lain mulai berusaha mengambil apa yang kalian miliki saat ini. Kalian tidak akan mengerti karena tidak melihat sendiri apa yang terjadi dari batas ini. Aku hanya tidak ingin kalian menyesal dan menangis saat apa yang kau miliki tak lagi kau genggam. Mungkin aku akan mati terlebih dahulu tanpa kalian sadari bahwa kalian sudah terjajah untuk kedua kalia nanti. Saat itulah kalian akan merasa bahwa mati dalam kondisi terjajah bukanlah hal yang menyenangkan. Dan kalian tidak memiliki pilihan sekalipun untuk hidup maupun mati nanti
Langganan:
Postingan (Atom)