Jumat, 25 Juli 2014

Hanya tentang Pilihan

Lepaslah apa yang tak mampu digenggam
Raihlah apa yang kita inginkan
Meski terlihat tak mungkin bagi orang
Tapi jangan berharap lebih atas hal itu

Aku merasa mampu
Aku merasa bisa
Aku merasa siap
Tapi ternyata bukan disitu intinya

Terkadang kita merasa
Hanya sekedar persepsi pribadi
Hanya sebuah pemikiran singkat yang sepintas
Tanpa kita tahu benar kah ini yang ditakdirkan-Nya

Aku pergi hanya untuk mengerti apa yang ada disana
Bukan untuk mendapatkan apa yang ada disana
Dan kita memang diminta untuk mengkaji sendiri apa yang tersirat
Karena kita terlalu jauh untuk mendapatkan hal itu secara tersurat

Sendirian memang sudah biasa
Ditinggal dan terabaikan memang harus dimaklumi
Apa yang dipilih bukanlah jalan yang mudah
Bukan juga jalan yang disukai banyak orang

Dengan mengorbankan apa yang disebut perasaan
Baik perasaan sendiri maupun perasaan orang lain
Teringat sebuah kata orang tentang apa itu berkorban
Barter yang tidak terlihat dan tak terwakili dengan barang

Tuhan telah menuliskan semuanya
Semua yang akan terjadi
Semua yang telah terjadi
Semua yang sedang terjadi

Sejauh mana kita mengerti akan proses
Sejauh itu pula kita memiliki andil dan peran didalam takdir kita
Kalau kita hanya pasrah dengan keadaan tanpa bisa menolak
Kita hanya akan menjadi boneka yang bergerak atas keinginan orang lain

Hidupku adalah tentang diriku
Mimpiku adalah evolusi dari keinginanku
Terjatuh dan terbuang adalah resikoku
Dikenal atau dilupakan adalah seleksiku

Tidak ada yang percuma
Terkadang seseorang pergi untuk kembali
Saat waktu dan momentumnya tepat
Bukan lagi sekedar datang, sampai lantas pulang tanpa ada kata berpisah

Rabu, 16 Juli 2014

3805 mdpl (part 1)

Apa yang ku idam-idamkan
Apa yang ku impi-impikan
Apa yang kutuliskan
Itulah yang ku wujudkan dan semua bermula dari sini

Beberapa hari sebelumnya sebelum Kamis, 10 Juli 2014

Kegalauan kian melanda hebat hingga tak ada sebuah jawaban yang jelas, bahkan sebuah opini tak lagi menjadi sebuah bala bantuan. Keinginan ini begitu besar hingga tak ada yang bisa menolaknya, sekalipun itu diri ini sendiri. Disaat kita belajar untuk tidak menyerah hingga kemungkinan itu benar-benar menjadi 0 %. Disaat itu pula sebuah keyakinanmu di uji oleh pembuat keputusan. Manusia hanya memilih proses dan bukan menetapkan apa yang diperoleh nantinya. Hasil akhir telah ditentukan jauh sebelum kita berpikir untuk melakukannya.

Tuhan tentu memberikanku sebuah alasan hingga Ia membiarkan aku memilih jalan ini

Kamis, 10 Juli 2014
14.00
Perjalanan dimulai dari kamar berukuran 3x3 m yang selama hampir 5 tahun terus menjadi saksi bisu tentang apa, kenapa, kapan, dimana, bagaimana dan dengan siapa semua kisah perjalanaku dimulai. Aku diantar oleh mereka yang menganggapku sebagai saudara meski kami tak pernah terlahir dalam rahim yang sama dan dalam ikatan garis yang sedarah. Apa yang mereka miliki detik itu, dengan hal itu pula yang mereka berikan untuk mendukung apa yang kupilih meski mereka hanya bisa mengiyakan atas protes yang mereka berikan pada awalnya. Ada yang memberikan rokok terakhirnya hanya untuk agar aku tidak kesepian digerbong kereta malam ini. Ada yang memberikan beberpa rupiah dalam bentuk pulsa agar ada yang bisa dihubungi jika merasa bingung ditanah orang. Ada juga yang mengirimkan transferannya dari jauh hanya untuk memastikan ada biaya untuk membeli kolak dijalan. Dan sisanya yang tak bisa dijelaskan satu per satu hanya untuk memenuhi kertas ini sampe tuntas.

16.30
Step pertama dimulai dengan meninggalkan jogja untuk kembali kejogja pada akhirnya. karena jogja adalah tujuan pulang untuk trip kali ini. Apa yang akan aku dapat nantinya, Apa yang aku alami nantinya, Aku pasrahkan pada-Nya

Tuhan pasti memberikan yang terbaik
Dan inilah takdirku
Jalan yang ku pilih
Jalan yang Tuhan ridhoi

Tanpa ada yang tahu
Tanpa ada yang mengerti
Ini adalah impian
Ini adalah harapan

Seseorang yang hanya menunggu
Adalah tanda dari rasa pasrah
Berbeda dengan dia yang berusaha
Dalam ketidakpastian sebuah jawaban

 
Tidaklah kita bergerak dan menuju suatu arah
tanpa ada campur tangan Tuhan serta tujuan yang tersirat didalamnya.
Agar kita berpikir bahwa hidup adalah tentang menjalani dan bukan menghakimi

Rabu, 09 Juli 2014

Aku Sengaja Melakukannya

Aku tak tahu apa ini benar atau salah
Aku juga nggak tahu apa ini tepat atau tidak
Aku hanya tahu bahwa sekaranglah saatnya
Momentum yang diharap atas apa yang dituliskan

Saat apa yang ditulis telah tiba waktunya
Tak boleh ada keraguan sedikitpun tentangnya
Meski tak ada yang pasti didunia ini
Tapi percaya dan yakinlah akan hal itu

Berjalan sendirian memang menyedihkan
Semua dirasakan sendiri
Tanpa ada yang bisa diajak merasakannya bersama
Tapi apa mau dikata, beginilah keadaannya

Mimpiku dan mimpimu mungkin saja sama
Tapi cara yang kita tempuh untuk mewujudkannya jelas berbeda
Keadaan kita juga bukan lagi hal yang sama
Tapi apa yang kalian titipkan akan aku usahakan

Pergi yang jauh selagi belum ada yang bisa ditinggal jauh
Bertindak sesuka hati sebelum ada yang menjaga hati
Pergi sendiri karena memang belum ada yang mau diajak bersama
Aku memang tak bisa pergi bersama kalian tapi kalian selalu kubawa bersamaku

Tapi untuk kali ini mungkin berbeda
Tidak untuk siapapun
Tidak demi siapapun
Murni keinginan diri untuk pergi

Dengan atau tanpa dia yang menemani
Dengan atau tanpa ijin dia yang dulu disisi
Selama keyakinan itu tak pudar sedikitpun
Maka berjalanlah tanpa pernah takut kehilangannya

Memang sih mengajak seseorang untuk hidup susah
Bukanlah sebuah pilihan yang bijak
Karena dia aja susah payah ingin bahagiain orang yang membesarkannya
Masa kita hanya akan mengajaknya untuk hidup susah dalam damai

Susah ini ku genggam sendiri
Sulit ini kuhadapi sendiri
Karena jalan yang mudah tak selalu berdampak baik
Bukan sok kuat tapi memang jalan ini yang harus ditempuh

Tak ada yang menjamin apa yang akan terjadi 7 hari kedepan
Tak ada yang tahu apa yang akan dihadapi 7 hari kedepan
Jika aku tak kembali, ku yakin kalian akan mudah melupakan
Karena keburukanku jauh lebih besar dan hanya itu yang kalian ingat

Sabtu, 05 Juli 2014

Aku Hanya Tinggal Mempercayainya

Jangan takut untuk menuliskan apa yang diinginkan
Jangan malu mengatakan apa yang dimau
Jangan ragu untuk mempersiapkan semuanya
Meski kemungkinan awal hanya 1 persen

Jangan takut untuk meminta pada-NYA
Jangan ragu untuk mengadu pada-NYA
Jangan pesimis karena tidak menjadi kenyataan
Hanya soal waktu atau bentuknya yang berbeda

Pada intinya semua akan terwujud
Jika diupayakan dan diusahakan
Jika Tuhan mengijinkan tentunya
Sejauh mana kita menginginkannya

Seberapa kuat kita menginginkannya
Akan terlihat dari apa yang kita upayakan untuk menciptakannya
Akan terbukti dengan sejauh mana kita mempercayainya
Sejauh mana kita memantaskan diri memilikinya

Jalan yang ditempuh tidaklah mudah
Apa yang dikorbankan juga bukan hal sepele
Hal yang harus dihadapi juga bukan hal yang mudah
Semua hanya untuk sebuah alasan yang tak masuk akal (katanya)

Apa yang kutulis adalah apa yang ku inginkan
Jika itu berkaitan dengan impian dan harapan
Bukan apa yang kurasakan
Tapi apa yang harus kulakukan disaat moment itu datang

Ragu memang akan datang menggoda
Khawatir memang pasti datang menghampiri
Tapi disitulah hasil akhirnya ditentukan
Seseorang terkadang melewatkannya hanya karena ragu yang dibuatnya

Kita yang menginginkan
Kita yang mengupayakan
Kita yang mewujudkan
Kita juga yang menanggung keputusan akhirnya

Aku memang tak pandai dalam hal bertaruh
Tapi impian ada bukan untuk taruhan
Dia ada sebagai alasan untuk kita hidup
Hidup untuk melakukan yang setidaknya penting untuk kita

Apa yang bisa dilakukan oleh tangan ini secara mandiri
Tanpa bergantung dan mengandalkan orang lain sepenuhnya
Karena kita pasti membutuhkan orang lain
Dan rasa percaya yang dibutuhkan untuk hal itu

Kamis, 03 Juli 2014

Tetaplah Pada Pilihan Itu

Sejak awal memang tidak mudah
Sejak dulu juga memang tidak murah
Sejak awal sudah berjalan sendirian
Hingga hari inipun akan tetap masih berjalan sendirian

Apa yang dipegang janganlah dilepas begitu saja
Hanya karena sebuah keadaan mungkinkah bisa berubah
Tapi hal itulah yang membuatmu mampu bertahan akan sebuah pilihan
Dan disitulah rasa cintamu akan suatu hal diuji oleh Nya

Saat tak ada yang bisa membantu
Setidaknya jangan ada yang mempersulit
Saat tak ada yang menemanimu
Setidaknya jangan ada yang berpalsu didepanmu

Hobi yang dipilih dari awal memang tidak murah
Resiko yang diambil dari awal memang tidak kecil
Pilihan yang ditentukan dari awal memang tidak mudah
Tapi hanya ada sebuah cara untuk memastikannya

Kita tak akan pernah tahu apa yang ada diujung sana
Hanya dengan melihat dari titik awal jalan itu dibuat
Kita tak pernah tahu seperti apa rupa jalanannya
Yang kita tahu hanya jalan itu belum terlihat ujungnya

Terkadang ujungnya akan berhenti
Kadang jug akan bercabang untuk melanjutkan sebuah pilihan
Menambah sebuah kegalauan kembali
Memilih bukan hal yang mudah

Mudah berpaling
Mudah putus asa
Mudah menyerah
Pulanglah pada ibumu dan jangan pernah keluar rumah

Dilahirkan dalam kondisi seperti apa memang bukan hal yang bisa dipilih
Tapi sejak kita lahir kita sudah merdeka untuk bisa memilih
Memilih panggilan apa untuk kedua orang tua kita
Memilih apa yang akan kita lakukan untuk membuat mereka tersenyum

Yakinlah akan satu hal
Apa yang membuatmu bahagia adalah kebahagiaan orang tuamu
Apa yang membuat orang tuamu bahagia adalah kebahagiaanmu
Dibalik keinginanmu ada keinginan orang tuamu

Jangan egois akan nafsu duniamu
Cinta terkadang membutakan semua itu
Tapi mintalah restu atas apa yang akan dilakukan
Bukan atas apa yang engkau pilih

Selasa, 01 Juli 2014

Masih Bertahan

Seseorang yang pergi akan digantikan dengan yang datang
Tapi tak menutup kemungkinan berlaku sebaliknya
Dimana yang datang tak bisa menggantikan yang pergi
Hanya sebuah bayangan yang masih digenggam meski tak bisa

Datang dan pergi hanyalah sebuah siklus
Dimana semua akan tetap berjalan hingga mati
Dan tak mungkin akan berhenti disatu fase hingga akhir
Tetaplah tersenyum meski itu perih

Banyak hal yang sengaja dibelokkan
Banyak hal yang sengaja disembunyikan
Banyak hal yang tak bisa dikatakan
Hanya karena sebuah keinginan

Aku sangat menghormatimu
Hingga tak pernah aku bertanya tentang itu
Aku sangat menyanjungmu
Hingga aku tak pernah memikirkan kelakuanmu secara lebih

Apa yang kau katakan
Apa yang kau lakukan
Apa yang kau rencanakan
Apa yang kau inginkan

Semua seolah perintah
Tak ada protes
Tak ada penolakan
Yang ada hanya harus dan wajib dilaksanakan

Tapi aku bukanlah orang yang bisa menerima sesuatu dengan mudah
Semua harus masuk dalam akalku
Semua harus beralasan dengan jelas
Bukan sekedar persepsi dan manipulasi

Aku suka melihat orang yang terjebak dalam persepsinya
Hidup yang tak lama lantas mati dengan sendirinya
Membuat dunia baru dan meninggalinya sebentar
Mencari dan terus mencari dunia dimana ia dapat terus hidup

Mungkin memang seperti itulah adanya
Terus bertahan dengan apa yang ada
Tanpa pernah peduli dengan apa yang dimililki orang lain
Karena hidup kita jelas berbeda

Rumput tetangga mungkin lebih hijau
Tapi tidak lebih menyenangkan rumput milikku
Rumput tetangga mungkin lebih menarik
Tapi tidak lebih istimewa dari milikku