Sabtu, 05 Juli 2014

Aku Hanya Tinggal Mempercayainya

Jangan takut untuk menuliskan apa yang diinginkan
Jangan malu mengatakan apa yang dimau
Jangan ragu untuk mempersiapkan semuanya
Meski kemungkinan awal hanya 1 persen

Jangan takut untuk meminta pada-NYA
Jangan ragu untuk mengadu pada-NYA
Jangan pesimis karena tidak menjadi kenyataan
Hanya soal waktu atau bentuknya yang berbeda

Pada intinya semua akan terwujud
Jika diupayakan dan diusahakan
Jika Tuhan mengijinkan tentunya
Sejauh mana kita menginginkannya

Seberapa kuat kita menginginkannya
Akan terlihat dari apa yang kita upayakan untuk menciptakannya
Akan terbukti dengan sejauh mana kita mempercayainya
Sejauh mana kita memantaskan diri memilikinya

Jalan yang ditempuh tidaklah mudah
Apa yang dikorbankan juga bukan hal sepele
Hal yang harus dihadapi juga bukan hal yang mudah
Semua hanya untuk sebuah alasan yang tak masuk akal (katanya)

Apa yang kutulis adalah apa yang ku inginkan
Jika itu berkaitan dengan impian dan harapan
Bukan apa yang kurasakan
Tapi apa yang harus kulakukan disaat moment itu datang

Ragu memang akan datang menggoda
Khawatir memang pasti datang menghampiri
Tapi disitulah hasil akhirnya ditentukan
Seseorang terkadang melewatkannya hanya karena ragu yang dibuatnya

Kita yang menginginkan
Kita yang mengupayakan
Kita yang mewujudkan
Kita juga yang menanggung keputusan akhirnya

Aku memang tak pandai dalam hal bertaruh
Tapi impian ada bukan untuk taruhan
Dia ada sebagai alasan untuk kita hidup
Hidup untuk melakukan yang setidaknya penting untuk kita

Apa yang bisa dilakukan oleh tangan ini secara mandiri
Tanpa bergantung dan mengandalkan orang lain sepenuhnya
Karena kita pasti membutuhkan orang lain
Dan rasa percaya yang dibutuhkan untuk hal itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar