Sabtu, 30 Maret 2013

-efek langit mendung-

Tanpa lupa mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan rahmat dan nikmatnya hingga aku masih bisa menulis dan berkeluh kesah atas apa yang ku alami kemarin dan saat ini. Terima kasih juga buat semua yang pernah ada disini, disana dan dimana saja yang selalu memberikan kritik, saran, masukan dan ocehan yang bersifat membangun.

Tak banyak yang bisa ku lakukan
Dalam kondisi seperti ini
Dalam situasi seperti ini
Keputusan telah ditetapkan

Sudah lama tak bersua
Sudah lama tak berkisah
Sudah lama tak mendongeng
Berkhayal indahnya harapan

Siang ini langit tampak berkabung
Ingin nangis namun malu
Berusaha tegar namun tak mampu
Air mata itu menetes juga nantinya

Apa yang kita rasakan
Sejatinya tak ada yang mengerti
Palsu jika ada yang bilang ngerti
Karena mereka hanya sebatas tau

Tau dan mengerti adalah 2 hal yang berbeda
Seseorang tak akan mengerti tanpa merasakan
Dan orang bisa tau tanpa perlu merasakan
Cukup sederhana dan real

Kita tak perlu menuntut mereka mengerti
Kita tak perlu berharap mereka tau
Kita tak perlu juga meminta mereka pahami
Karena kita tak butuh arti kepalsuan TOPENG

Keadaan kini telah berubah
Suasana telah berganti
Penghuni telah kembali
Namun kita tak harus berjalan mundur

-efek langit mendung-

Minggu, 24 Maret 2013

Langit jogja sore ini

Disini
Tempat ku termenung
Tempat ku mencari
Arti dari Lari

Aku memang lari
Aku memang pergi
Jenuh itu kian memuncak
Jenuh itu kian memaksa

Aku terlahir dengan batasan
Tiap sisi memiliki pembatas
Dan aku tidak ingin dibatasi
Aku juga tak ingin dikekang

Dibatasi rasa sesal
Dikekang rasa tak nyaman
Diikat rasa tak wajar
Diraih rasa tak jelas

Jawaban terkadang kurang ajar
Dia datang saat tak dicari
Namun menghindar saat dibutuhkan
Tapi ia datang disaat yang tepat

Saat semua siap menerima
Karena jawaban adalah hasil
Dan tak selalu jawaban itu baik
Namun jawaban selalu benar

Ini bukan lagi tentang KITA
Tak penting lagi prioritas KITA

Sabtu, 23 Maret 2013

-efek g malming-


Ntah apa pun profesinya
Ntah bagaimana pun bentuknya
Ntah kapan pun waktunya
Lelah akan datang menghampiri

Manusia terlahir dengan lemah
Tanpa siapa pun kita tak berdaya
Tanpa orang tua kita tak terlahir
Begitu pun aku saat ini

Tanpamu aku takkan mampu
Bukan berarti aku akan mati
Tanpamu aku berasa letih
Tanpa ada yang menopang dari sisi

# Seorang Adam pun membutuhkan seseorang tuk disisinya, saat ia terlelap dan terjaga dalam tidur. Tuhan mengambil bagian dari tulang rusuknya dan diciptakanlah seorang Hawa yang akan selalu menemaninya sampai akhir hayat Adam saat itu sebagai manusia pertama yang menyentuh bumi. Dan begitu pula yang terjadi pada keturunan anak adam dimasa yang akan datang hingga akhir zaman. Mungkin itu juga yang menyebabkan mengapa Jodoh manusia telah ditentukan sejak lahir, namun itu bukan alasan kita semua untuk berpangku tangan dan berharap itu jodoh datang sendiri karena Tuhan menyerahkan begitu saja "Nyoh, iki jodohmu" suatu hal yang sepertinya tidak mungkin.

# Tuhan menentukan siapa jodoh kita sepaket dengan jalan untuk mendapatkannya (kata temen saya). Manusia hanya mampu mencari dan memilih (memilih itu pilihan kata yang paling tepat yang saya temukan) atas siapa dan bagaimana menentukannya. Namun 1 hal mutlak yang tak bisa dihindari adalah apa yang Tuhan tetapkan sejak awal tadi.

Rasa capek itu pasti datang
Bahlam pagi aku
Seorang pendaki gunung
Atau Mahasiswa tingkat akhir

Prioritas mulai bergeser
Yang tak jelas pasti tersingkir
Meski ada yang tetap ditempat
Ada pula yang pindah tempat

Jumat, 22 Maret 2013

-efek kepanasan-

Saat mata enggan terpejam
Saat badan enggan istirahat
Saat panas mulai merambat
Saatnya tangan mulai menari

Tiada yang perlu disangsikan
Tangan tak memiliki lisan
Ia takkan berbohong
Atas apa yang ditulisnya

Tanpa ada rasa g enak
Tanpa ada rasa kasian
Ekspresikan yang dirasa
Karena orang takkan menerima

Palsu dan Tidak bukan prioritas
Asal semua jelas itulah nyata
Disini semua sudah tertulis
Disini semua sudah terlihat

Apa yang ku inginkan
Apa yang kau inginkan
Apa yang mereka inginkan
Karena kita saling terhubung

Janganlah kita hanya menggunakan setengah dari otak kita tuk mengerti dari posisi kita, gunakanlah setengah bagian lagi tuk mengerti posisi dia hingga komplitlah itu otak kita.

Hati takkan mampu berpaling jika sudah ditentukan, hanya mata dan pikiran yang berpaling untuk sementara

Gunung adalah tempat dimana kita bisa percaya akan arti perjuangan. Dan kenapa itu bukan kamu???

Hidup seperti winamp yang akan berhenti saat lagu itu habis.
Thanks sudah menjadi bagian dari list winamp ku

Kamis, 21 Maret 2013

-efek belum kenalan-

Tanpa mu aku tak akan pernah merasakan apa itu indahnya Puncak Gunung

Kata "terima kasih" mungkin tidaklah cukup untuk menggantikan apa yang telah engkau beri padaku. Begitu banyak rasa dan warna yang engkau beri dalam wujud perhatian dan pengertian. Semua berasa indah aja saat aku mengingatnya (g mungkin aku bilang kita krn yang naik gunung kan aku, bukan kita). Memang bukan hal yang istimewa sih namun cukuplah memberikan sedikit goresan dalam kertas dari pada itu kertas lecek dimakan waktu
- Gn. Merbabu (3142 mdpl)
- Gn. Lawu (3265 mdpl)
- Gn. Sumbing (3371 mdpl)
- Gn. Rinjani (3726 mdpl)
- Gn. Sindoro (3145 mdpl)
- Gn. Semeru (3676 mdpl)
- Gn. Andong (1500an mdpl)
- Gn. Slamet (3428 mdpl)
- dan Gn yang lain nya di Indonesia dan luar (klo ada biaya)
Sejak awal aku tau akan jadi apa dan dibawa kemana semua ini, namun aku g akan ada disana untuk melihatnya. Dari puncak aku bisa melihat semuanya dan dari segala sudut pandang sehingga g perlu ada perdebatan karena semua itu benar. Hanya saja diantara semua kebenaran itu pastilah ada yang paling benar karena tidak semua hal itu bersifat sejajar dan relatif. Di setiap pendakian tak pernah terlewatkan mengukir namamu disana, diatas puncak sana, ntah kenapa hal itu aku lakuin yah???

#Aku merupakan mahasiswa di salah satu universitas swasta di kota pelajar. Anak-anak biasa memanggilku Tuking, bukan karena aku orang batak atau suku dari Timur tapi hanya supaya mudah diingat saja. Dan aku g pernah mempermasalahkan hal itu selama mereka nyaman kenapa tidak meski awalnya risih karena orang tua susah-susah ngasih nama yang pas. Singkat cerita aku lebih tertarik pada traveling dan musik karena aku berjiwa bebas dan lebih suka mengekspresikan diri diluar bangku kuliah. Hingga datang kesempatan tuk merasakan apa itu Alam Bebas dan benar-benar bebas yang sejati, jangan percaya kalau ada orang berkata aku nih bebas orangnya jika dia belum pernah masuk ke Alam Bebas.

Di tempat ini
Seolah aku kembali
Serasa dekat
Meski baru pertama bertemu

Begitu hangat rangkulanmu
Begitu indah senyumanmu
Begitu kokoh bangunanmu
Meski bencana sering melanda

Sedikit pun aku tak pesimis
Kau memberiku ijin dan percaya
Aku akan kembali untukmu
Meski kau tak menginginkannya

Banyak orang menatapku aneh
Banyak orang meghujatku gila
Dan lebih banyak yang bilang sok
Tapi aku g pernah peduli akan itu

Alam cenderung memberi
Tanpa kita memintanya
Namun saat alam berhenti memberi
Kenapa kita takut kehilangannya

Terbuai dalam rasa nyaman
Terjaga dalam rasa aman
Enggan bergerak dan merasa
Diam dan menikmati hingga akhir
Bukan itu yang ku mau

Kau pernah ada disana
Dan akan tetap disana
Aku enggan kembali tuk menggantinya
Tuhan akan menjagamu lebih baik disana


Selasa, 19 Maret 2013

-efek g bisa main bola-

Tradisi adalah hal yang kami sakralkan, meski tak berarti bagi yang tak mengakuinya
Persahabatan g harus sama... Perbedaan yang akan mempersatukan kita
Meski tak harus bersama dalam 24 jam
Setidaknya ini cukup bagi kita yang sebentar lagi tak tahu akan jadi apa nantinya
Ada pertemuan pastilah ada perpisahan
Bagaimana kita memaknai hal itu
Jangan salahkan perpisahannya karena ia lah kita akan mengenang hari kemarin
Jangan takut semua berubah karena percayalah semua akan lebih baik
Bukan hanya untuk aku, kita, kalian tapi juga mereka semua

-Banyak hal yang tak kau dapat dibangku kuliah-

Senin, 18 Maret 2013

-efek g bisa balik-

Kubangan kosong tempat kau ditinggalkan
Tanpa ada janji yang ditinggalkan
Tanpa tau kapan ia akan kembali
Kau tetap bertahan dalam arti harapan

Hanya keyakinan yang kau miliki
Hanya kesabaran yang kau dampingi
Kebodohan dan hujatan hanya jadi angin
Tak berarti karena hanya berlalu

Kau hanya punya keyakinan
Kau hanya mampu bersabar
Berkata "Tidak" pun kau tak bisa
Apa lagi pergi dari sana

Apa yang kau tanam
Itulah yang kau panen
Buah kesabaranmu
Mulai memberikan rasa manis

Gelap yang dulu tanpa cahaya
Kini mulai ada warna lain
Meski baru setitik sinar
Dan itu yang kau tunggu selama ini

Saat topeng itu akan terbuka
Kini sudah semakin dekat
Meski nyaris mendarah daging
Terjebak dalam kepalsuan HATI

Semua memang kau lakukan sendiri
Kau tau persis kejadian dan rasanya
Tapi apa yang terjadi bukanlah kebetulan
Inilah yang disebut skenario Tuhan

Saat kau sudah mencapai batasmu
Disitulah Tuhan memberikan jawaban
Saat rasa jenuhmu mulai berubah
Disitulah letak keadilan Tuhan

Ia yang kau tunggu
Kini telah kembali
Saat ada yang kembali
Pastilah ada yang pergi

Semua yang terjadi di DUNIA
Telah disetting yang MAHA ADIL

Rabu, 13 Maret 2013

Arti sebuah Pilihan itu ada

Hanya untuk dapat bersama
Bukan berarti harus mengorbankan
Bukan berarti harus merelakan
Apa yang telah kita genggam saat ini

Sekeping keinginan 
Secuil harapan
Mampu membuat ratusan kilometer
Dihajar tanpa ampun sebagai penghalang



Percaya itu ada
Karena yang lain percaya
Akan yang mampu kau lakukan
Bukan asal tunjuk sebagai percobaan

Gambar disamping adalah hasil kepercayaan kami dengan navigator, meski GPSnya mungkin masih trial dan susah akses sinyal satelit di sisi selatan pulau jawa. Tempat disamping bisa ditempuh sekitar 3 jam an lah jika berangkat dari kota jogja


Awalnya akan ada lebih dari 7 orang yang berangkat, namun karena keterbatasan mental hingga semua mengurungkan diri untuk berangkat. Awalnya ada sekitar 15 orang yang hendak berangkat namun ntah kenapa g ada kabar dan hanya tersisa 7 orang sebelum jam pemberangkatan jadi terpaksa hanya menggunakan 1 andong. tak pernah ada rencana untuk membuat boyband karena memang bukan landasan kami semua. G ada salahnya jika kita berkenalan terlebih dahulu


Nama : Septa Pratama (Tebo)
Disini beliau sebagai fasilitator "ANDONG" SPORT, masih jomblo. Banyak kelebihannya dalam segi mana pun namun juga ada kekurangannya yakni kurang pendek sedikit wae.

Asal : Jambi



Nama : Bangkit Marlanda (Tuti)
Disini adik ini selaku navigasi sekaligus ngetes itu GPS replika atau bukan. Mungkin cuma dia yang belum jomblo di rombongan kami. Banyak kelebihan juga dan memilih jurusan FARMESIN (Farmasi ngerti MESIN). Kekurangan pasti ada cuma tidak bisa ditemukan disini.

Asal : Subang, Jawa Barat

Nama : Arman Fasihyn (Kedil)
Ini chef yang sengaja dibawa dari jogja karena memang pada malas masak semua. Chef kami masih jomblo kok sementara kuliah ini. Kelebihannya banyak wanitanya hahhahhaa, kekurangannya tuh keren banget karena bisa ngomong sambil tidur

Asal : Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat



Nama : Noor Ardhi Pratomo (Bising)
Asisten chef, yang digilai banyak wanita ntah yang muda atau yang brondong, di tiap kampus jogja pasti ada. Tapi ini makhluk masih jomblo kok jadi masih terbuka peluang buat yang mau. Mantan pejabat di kampus ini. Kelebihannya banyak sampe ndak jelas, kekurangannya itu susah dicari fotonya buat dipromosiin

Asal : Babarsari, Yogyakarta


Nama : Riko Riva'i (Rokib)
Disini dia selaku penghibur, sengaja difasilitasi seperangkat alat musik buat membawakan lagu sepanjang malam. Dibawah sinar bulan, disekitar hangatnya api unggun dan enaknya ikan bakar. Musisi juga, banyak lagu yang diciptakan dan masih jomblo juga rupanya Hiu satu ini. 

Asal : Muko-Muko, Bengkulu

Nama : Arifi Bhakti Sinatria (Bakot)
Disini g tau dia selaku apa, g jelas sepertinya karena semua sudah habis. Tapi tenang sama dengan yang lain kok, masih jomblo juga. Banyak lebihnya tapi juga dikit kurangnya, kurang takut sama Macan. 

Asal : Sleman, Yogyakarta







Disini, ditempat ini
Jauh dari peradaban
Jauh dari keramaian
Jauh dari kepalsuan

Hanya ada pikiran
Hanya ada lisan
Hanya ada sikap
Bukan halangan tuk bersama

Bersama dalam peraduan
Bersama dalam ketiadaan
Membuang sejenak beban dunia
Harta, Tahta, Wanita

Tak apa orang menyebut ku lari
Tak apa orang menyebut ku tak konsisten
Aku enggan diseragamkan
Aku menolak disamakan

Begitu pun dengan mereka
Mereka yang mulai sadar
Meski terlambat namun belum telat
Arti sebuah Pilihan itu ada

Senin, 11 Maret 2013

Semua itu dari sini

Disini semua berasal
Disini semua bermula
Disini juga semua tercipta
Aku menciptakan semua sendiri

Andai kau waktu itu ada
Bukan hanya aku
Bukan hanya kamu
Tapi kita yang menentukan

Sebuah kisah yang terjadi
Begitu saja dan begitu cepat
Tidak semulus rencana
Dan tidak sesuai harapan

# Aku memang bukan Tuhan, tapi aku memiliki rencana atas apa yang aku yakini nantinya mau dibawa kemana dan akan jadi seperti apa. Setidaknya aku punya gambaran masa depanku sendiri untuk saat ini. Namun aku g lebih dari seorang manusia, sama dengan manusia lainnya yang hanya bisa berusaha dan berjuang atas apa yang aku yakini. Namun, sampai sejauh mana rasa yakin itu mampu bertahan??? Manusia itu lemah, akan sangat mudah berubah sesuai kebutuhan dan keadaan yang sedang ia alami dan hadapi

# Terkadang rasa jenuh dan bosan itu melanda saat dimana belum juga terlihat sedikit pun titik cerah yang nampak dari apa yang diperjuangkan. Bukan hanya aku atau kamu yang memiliki kondisi fisik dan fikiran normal namun dia yang hatinya telah mati pasti jauh lebih jenuh dan menderita karena ia tak mampu merasakan semua dengan baik dan logis. Sakit yang ku alami belum seberapa jika dibandingkan dengannya meski rasa sakit itu diperoleh atas pilihan yang ia tentukan sendiri.

Takkan ada rasa bahagia
Jika belum merasa sakit
Takkan ada rasa selesai
Jika belum berakhir

Bukan hanya tentang ku
Bukan cuma dengan mu
Tapi antara kita dan mereka
Kurang bijak bila ditentukan sendiri

# Rencana yang ku atur untuknya hanyalah membuat semua jadi lebih baik. Bukan harus mengikuti aturan ku atau aturan nya namun aturan kita. Aturan yang kita tentukan sehingga jelas kemana semua ini nanti ditujukan pada akhirnya. Namun tak ada janji kehidupan yang pernah kau janjikan, tidak ada pula larangan untuk melancarkan rencana ini meski resiko yang kita semua tau. Harapan g akan pernah hilang saat kita mau berjuang setidaknya dulu itu yang ku percaya.

Keyakinan yang membuat kita percaya
Percaya yang membuat kita bertahan
Bertahan yang membuat kita berjuang
Rasa sakit yang memudarkan keyakinan

Bukan masalah sikap atau lisan
Bukan masalah sekarang atau nanti

Minggu, 10 Maret 2013

Kenapa kamu tidak seperti mereka?

Rasa yang tak bisa bebas
Terikat secara tidak langsung
Tak mampu diabaikan
Meski juga tak diinginkan

Kenapa kamu tidak seperti mereka?? Pertanyaan yang sering ku dengar tapi memang untuk malam ini ntah kenapa hal itu menjadi sangat mengganggu. Sudah lama rasanya tak ku ungkapkan pikiran ini kepadamu, meski hanya sekedar berbagi. Setidaknya kepalaku tidak akan meledak saat ku tahan semua itu sendiri. Pertanyaan yang ambigu dan menyiratkan banyak pernyataan dan pertanyaan. Saat ditanya Kenapa/Mengapa?, otak kita siap tuk memberikan banyak alasan untuk menutupi kebenaran, bukan memperjelas saat kita belum bisa menjelaskannya. Ku coba tuk mengira-ngira beberapa kemungkinan maksudnya

1. Sama seperti mereka dalam tema cinta
G dipungkiri memang malming identik dengan orang jalan dengan pacarnya tapi bukan hal mutlak yang wajib kan. Dan saya memilih tidak harus seperti itu, karena saya memang belum bisa malming dengan hatinya.

Aku bisa malming dengan orangnya
Aku bisa bercanda dengan orangnya
Aku bisa dekat dengan orangnya
Tapi bukan hatinya

Buat apa kita berjalan bersama namun hanya ada raganya saja (bukan mayat hidup lho). Apa yang kita coba jalin saat moment itu hanya diterpa angin dan kepadatan jalanan saja. Cuma lelah dan tanda tanya yang diperoleh. Jangan lakukan jika itu terpaksa, ketidak tulusan hanya membawa rasa sakit meski niat itu baik tetap saja itu masuk dalam kategori bohong ringan.

2. Sama seperti mereka dalam tema akademik
Banyak teman saya, berambisi dan terlalu nafsu dengan nilai sempuran. Meski yang saya tau bahwa kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta saja, tapi biarlah. Ada yang lebih penting dari sekedar nilai diatas kertas yakni moral, etika, sosial. Coba kalian bayangin aja, saat nilai kalian sempurna namun moral kalian buruk, etika kalian tidak ada karna merasa bangga dengan nilai sempurna dan ingin dianggap hebat. Atau sosial kalian yang kurang, mau hidup dengan siapa men??? Keluarga??? g selamanya keluarga akan ada disampingmu kawan. 

Buat aku masih banyak yang jauh lebih penting dari sekedar nilai,
meski tanpa nilai kita juga dianggap sampah.

3. Sama seperti mereka dalam tema kebebasan
Bicara tentang bebas, sampai sekarang aku belum punya definisi fix tentang apa itu bebas. Buat semua yang baca tulisan ini, jika punya definisi bebas mungkin bisa dikirim ke saya lewat media apapun. Aku ingin berbagi saja, kita flash back sedikit saat kita masih di bangku sekolah dasar atau menengah. Saat kita menjawab pertanyaan dengan versi kita, terkadang disalahkan dan diberi nilai jelek karna tidak sesuai dengan jawaban guru meski pada dasarnya sama. Secara tidak langsung kita dipaksa menurut dengan apa yang dikatakan sistem, lantas kebebasannya dimana?? wong jawaban aja yang sifatnya sepele harus ngikut isi kepala orang lain??? kebebasan berfikir telah direnggut itu point pertama.

Berteriak tentang kebebasan semu
Tanpa pernah mengerti apa yang diteriakkannya
Sekedar menentang tanpa pernah tau
Apa yang ditentangnya

Kita bebas dalam melakukan apapun bukan berarti bebas itu tidak ada batasnya. Batas dari sebuah kebebasan adalah kebebasan orang lain. Saat kebebasan kita mengganggu dan merugikan orang lain maka hal itu bukan lagi kebebasan tapi kesewenang-wenangan. Bijak lah dalam memaknai arti bebas dan berprilaku bebas tanpa mengganggu kebebasan orang lain juga norma di tempatmu berada karena pasti ada aturannya.


-efek insomnia-

Selasa, 05 Maret 2013

Sorry beh, aku mencintaimu

Disini dibawah cahaya bulan
Dipesisir pantai timur
Dengan seonggok api unggun
Dengan sepaket deburan ombak

Sepertinya aku memang tak bisa
Bukan maksud tak mau
Maaf telah memaksa
Masuk dalam kehidupanmu

Meski engkau menolak
Engkau juga tak mempersilahkan
Disaat aku masuk terlalu dalam
Terjebak dalam keadaan

# Hari kamis bulan itu tahun kemarin, aku masih merasa hal yang berbeda meski kuliah berjalan seperti biasanya. Hati bergejolak lebih hebat, mata menatap lebih lama dari biasanya, kaki lebih berat dari biasanya dan sejak kapan bidadari g punya sayap??. Setau kita semua, bidadari adalah wanita cantik dan nyaris sempurna dengan sayap indah di balik punggungnya. Tapi ini berbeda bro, ndak sama dan terbilang unik serta bisa kita panggil Bunga (Bukan Nama Sebenarnya).

3 malam aku memimpikannya, berusaha menemukan karena memang g sedikit wanita di dunia ini dengan nama Bunga (Bukan Nama sebenarnya). Hari ke tujuh aku bertemu dalam kebetulan meski didunia ini tidak ada yang namanya kebetulan karena yang ada sudah diatur sejak awal. Cie cie cie udah diatur ma yang diatas, Thanks banget ya allah engkau memberikan ku anugerah untuk hari ini dan makin indah sepanjang hari ini. Tanpa ada yang menyangka semua menjadi dekat meski tak sedekat kelihatannya, sangat indah meski tak seindah ceritanya.

Jatuh cinta adalah proses. Proses mencintai dan siap dicintai dengan segala resiko kebahagiaan yang telah disiapkan. Tanpa pernah kita sadari bahwa kita yang memulai maka akan ada yang berahir meski bukan kita yang mengakhiri. Berdamailah dengan akhir yang tak pernah kita tentukan.

Rasa jenuh sering melanda saat semua semakin tak berarti. Jenuh dan bosan adalah hal yang berbeda, hingga perdebatan konyol itu terungkap
"Bedanya jenuh sama bosan apa jo?? tanya seorang teman
"Jenuh belum berarti bosan dan belum tentu sebaliknya" jawabku singkat
"Pasti g punya pacar sampe sekarang wong km bosanan orangnya" ledek suara lainnya
Bukan berarti orang g punya pacar menandakan ia bosanan atau mudah jenuh dengan sebuah ikatan segala macamnya. Toh suatu saat pasti akan mengikat diri sendiri dengan sesuatu yang orang tua katakan "SAKRAL". Oh men, single itu pilihan kali bukan g laku atau homo atau melambai segala macamnya. Hanya saja aku tak ingin menyakitinya dengan harus menarik dan memaksanya masuk dalam duniaku yang aku sendiri belum mampu menaklukannya untuk saat ini. 

Tapi memang tak bisa dipungkiri akan rasa marah dan tak ingin kedamaianku diusik orang lain. Tapi aku bisa apa??