Kamis, 21 Maret 2013

-efek belum kenalan-

Tanpa mu aku tak akan pernah merasakan apa itu indahnya Puncak Gunung

Kata "terima kasih" mungkin tidaklah cukup untuk menggantikan apa yang telah engkau beri padaku. Begitu banyak rasa dan warna yang engkau beri dalam wujud perhatian dan pengertian. Semua berasa indah aja saat aku mengingatnya (g mungkin aku bilang kita krn yang naik gunung kan aku, bukan kita). Memang bukan hal yang istimewa sih namun cukuplah memberikan sedikit goresan dalam kertas dari pada itu kertas lecek dimakan waktu
- Gn. Merbabu (3142 mdpl)
- Gn. Lawu (3265 mdpl)
- Gn. Sumbing (3371 mdpl)
- Gn. Rinjani (3726 mdpl)
- Gn. Sindoro (3145 mdpl)
- Gn. Semeru (3676 mdpl)
- Gn. Andong (1500an mdpl)
- Gn. Slamet (3428 mdpl)
- dan Gn yang lain nya di Indonesia dan luar (klo ada biaya)
Sejak awal aku tau akan jadi apa dan dibawa kemana semua ini, namun aku g akan ada disana untuk melihatnya. Dari puncak aku bisa melihat semuanya dan dari segala sudut pandang sehingga g perlu ada perdebatan karena semua itu benar. Hanya saja diantara semua kebenaran itu pastilah ada yang paling benar karena tidak semua hal itu bersifat sejajar dan relatif. Di setiap pendakian tak pernah terlewatkan mengukir namamu disana, diatas puncak sana, ntah kenapa hal itu aku lakuin yah???

#Aku merupakan mahasiswa di salah satu universitas swasta di kota pelajar. Anak-anak biasa memanggilku Tuking, bukan karena aku orang batak atau suku dari Timur tapi hanya supaya mudah diingat saja. Dan aku g pernah mempermasalahkan hal itu selama mereka nyaman kenapa tidak meski awalnya risih karena orang tua susah-susah ngasih nama yang pas. Singkat cerita aku lebih tertarik pada traveling dan musik karena aku berjiwa bebas dan lebih suka mengekspresikan diri diluar bangku kuliah. Hingga datang kesempatan tuk merasakan apa itu Alam Bebas dan benar-benar bebas yang sejati, jangan percaya kalau ada orang berkata aku nih bebas orangnya jika dia belum pernah masuk ke Alam Bebas.

Di tempat ini
Seolah aku kembali
Serasa dekat
Meski baru pertama bertemu

Begitu hangat rangkulanmu
Begitu indah senyumanmu
Begitu kokoh bangunanmu
Meski bencana sering melanda

Sedikit pun aku tak pesimis
Kau memberiku ijin dan percaya
Aku akan kembali untukmu
Meski kau tak menginginkannya

Banyak orang menatapku aneh
Banyak orang meghujatku gila
Dan lebih banyak yang bilang sok
Tapi aku g pernah peduli akan itu

Alam cenderung memberi
Tanpa kita memintanya
Namun saat alam berhenti memberi
Kenapa kita takut kehilangannya

Terbuai dalam rasa nyaman
Terjaga dalam rasa aman
Enggan bergerak dan merasa
Diam dan menikmati hingga akhir
Bukan itu yang ku mau

Kau pernah ada disana
Dan akan tetap disana
Aku enggan kembali tuk menggantinya
Tuhan akan menjagamu lebih baik disana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar