Tetap berjalan meski g minat
Hanya demi pilihan
Hanya demi tanggung jawab
# Lama aku ndak bercerita tentang pendakian karena memang belum sempat mendaki gunung dalam waktu 3 bulan terakhir. Terakhir itu Gunung Slamet awal februari lalu. Dan kemarin aku berkesempatan buat berkunjung ke gunung, tempat dimana ku temukan sebuah jawaban dan hiburan dalam waktu bersamaan. Serius aku g nyanka emang karena pagi ituh sekitar jam 8 aku belum bangun dan ada yang ngajak naik. "Kapan?" balasku. "Sore jam 4" katanya, "Oh OK" balasku singkat dan aku balik tidur lagi.
Tak perlu waktu yang lama
Tak perlu menunggu siapa
Saat hati telah terukir sebuah nama
Kapan pun kau siap menghampirinya
Rindu kian memuncak
Baru rindu saja
Belum sisanya
Yang belum bisa dijelaskan
Haruskah menunggu sebuah panggilan
Ibarat sebuah adzan (kata ustad)
Ibarat sebuah antrian (kata penjaga loket)
Tak ada yang salah dengan persepsi
# Mungkin karena mendadak yah jadi g ada yang bisa ku ajak hari itu dan pesimis mulai melanda. Tak disangka ternyata yang ngajak bawa 15 orang. Jadi judulnya "Nemenin ank orang nih??". Agak ngeri juga sebenarnya, medan baru, musim baru, orang baru juga. Tapi dimulai dengan bismillah wae lah yuo. Saat 2 tangan harus mengemban 10 kali lipat dari yang seharusnya. Siapkah kita dengan itu?? Banyak hal yang otodidak kita pelajari dilapangan
Saat apa yang kau mau tak terwujud
Tapi diberi lebih dari harapan
Siapkah kita menerimanya
Tak pernah tau seberapa banyak yang kita terima
Tiap orang pasti punya moment
Dan pasti menunggu moment itu datang
Mulai dari sebelum sampe setelah
Dan menikmati setiap jengkal momentnya
Aku selalu merindu jika lama tak berjumpa
Dengan sesuatu yang ku cinta
Modalku hanyalah niat dan persiapan terbaik tuk menggapaimu
Tak pernah ada gagal karena yang ada hanyalah belum berhasil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar