apa yang telah dikatakan
apa yang telah dipikirkan
apa yang telah dirasakan
bermimpilah setinggi-tingginya
jangan takut jatuh dan terpuruk rasa sakit
karena kau akan jatuh dalam bintang-bintang nantinya
bung karno pun berkata demikian
suasana ini semakin menjadi
rasa cinta ini bukan ilusi
keinginan ini telah lama dinanti
terwujud dalam ridho sang pemberi
demam yang kian meninggi
sesak selalu berasa tiap hembusan nafas
hingga kapan semua berakhir
berharap segera usai
disana kami berdiri
menatap langit yang sama
untuk sebuah kebanggaan
dari pilihan yang kami tentukan
jangan sampai kita kehilangan lagi
seseorang yang kita anggap saudara
hanya karena dia kehilangan hak
serta kemerdekaan didalam rumah sendiri
rasa ini bukan lagi sebuah pilihan
tapi kita yang membuatnya
kita yang menciptakannya
dengan dua buah tangan yang kita miliki
ibarat senja yang kembali keperaduan
memeluk erat kedua tangan
seolah penantian akan segera berakhir
dikala ia kembali dipagi hari
kini rasa yang hilang telah kembali
kutanggalkan semua kepalsuan semata
untuk sebuah kesejatian warga negara
berdiri dengan gagah jauh dari peradaban
aku tidak butuh dihormati hanya karena sebuah huruf
aku akan membangun dari mana bisa kulakukan
bukan sebuah kenyamanan yang kuinginkan
melainkan sebuah kebanggan dalam arti sebenarnya
"kita terlahir untuk memulai dan menyelesaikan, bukan mengakhiri tanpa kejelasan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar