Selasa, 14 April 2015

Dikala Jenuh Menjadi Alibi



Kian hari kian menjadi
Kian hari kian terbukti
Apa yang menjadi harapan
Serta apa yang menjadi ketakutan

Kita tidak akan pernah kalah
Karena kita terlahir untuk menang
Kekalahan hanya untuk mereka yang menyerah terhadap keadaan
Tapi kita akan selalu maju meski kita tidak jarang menoleh kebelakang

Aku tidak menyesali
Aku tidak berharap lebih
Aku hanya mencoba percaya
Semua akan indah pada waktunya

Bersama mereka semua
Dengan semua yang kami punya
Semua akan baik-baik saja seperti kelihatannya
Semua akan berjalan sesuai irama dan ketukan tangan TUHAN

Adakah yang pernah merasakan takut
Adakah yang tak pernah merasa gentar
Tidak ada manusia yang seperti itu
Karena hati manusia terlalu lembut untuk menolak rasa itu

Tangan ini punya perasaan untuk mengangkat mereka
Kaki ini punya kehendak sendiri untuk melangkah bersama mereka
Telinga ini punya cara sendiri untuk mendekat di bibir mereka
Dan hati ini yang selalu terbuka untuk mereka

Aku kasian pada kalian
Yang tak memiliki kesempatan untuk merasakannya
Aku iba pada kalian
Yang hanya bisa belajar tanpa mengerti arti esensi sebuah profesi

Mungkin aku memang kaum minoritas disana
Tempat dimana kalian menjadi raja
Mungkin aku memang termarjinalkan disana
Tempat dimana kalian menjadi penguasa

Kini semua akan menjadi kebenaran
Kampus bukan tempat menjadi raja
Melainkan siapa yang akan menjadi robot terbaik
Yang hanya akan bergerak sesuai yang diinginkan oleh system

“aku terjajah karena keadaan
bukan berarti selamanya kan terjajah oleh keinginan kalian”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar