Terilhami dari note seorang teman, cara dia menulis merupakan percakap langsung dua orang/ lebih dan saya akan mencobanya
Sore yang hangat, ditengah keramaian kegiatan dan aktivitas dikampus, sebuah sosok yang kukenal lewat dengan muka lusuh dan g jelas bentuknya.
"kamu kenapa e "??, tanya ku halus
"eng nggak pa pah" , nada gemetar yang takut ketahuan. Kau usap setetes hujan dari mata mu agar orang lain g tau.
"apa yang kamu tangisi ? apa yang kamu sedihkan??" tanyaku
"kenapa bukan aku? kenapa g dari awal?? kenapa dia g ngasih kepastian untuk ku?", jawabmu keras
"apa ini yang kamu ucapin dari awal?? bukannya kamu tidak menginginkan kepastian dari awal dan kenapa km nangis sekarang??"
"engghhh", kamu terdiam
" aku cuma ingin kepastian, apa itu salah?" tanya mu lirih
" g salah, tapi g gini caranya!" jawabku
"bukannya kamu bilang bahwa mencintainya dalam diam saja cukup??? dan kenapa saat dia tak menganggapmu ada malah membuat mu seperti ini??" tegasku
" km g tau yang aku alami !!" hentak mu
" tinggalin aku sendiri !!" pintamu lebih keras
beberapa waktu yang lalu
kamu sedang bercanda gurau bersamanya, tentu bersama dengan yang lain. Suasanapun ceria dan istimewa karena g ada hal yang lebih indah selain tertawa bersamamu, aku hanya mengamati dari jauh karena dunia kita berbeda. Datang seorang gadis yang menriknya keluar dari sana dan dia tidak menghiraukanmu lagi. Apakah aku tidak berarti dimatanya?? Kenapa saat dia sendiri dia datang ke aku?? kenapa?? itu yang da dipikiranmu. tredengar terus ditelingamu dan membuat hujan dimatamu. Kamu pun lantas pergi dari sana mencari tempat yang mana tidak semua orang akan melhatmu terpuruk, karena kamu malu jika orang tau bahwa kamu g bisa melakukan apa yang sering kamu ucapkan ke orang lain.
#
Dengan perlahan meninggalkanmu disana, "kau tau sakit yang kau alami karena dia tak menganggapmu ada", begitulah yang aku rasakan. Tanpa menoleh sedikitpun ku lanjutkan jalanku dengan harapan tidak bertemu dengan mu lagi untuk hari ini. "bila ditanya apa aku tau yang kamu rasakan?" Pernah dan itu karena mu. Melihat senyummu cukup untuk menenangkan hati ini, namun senyum itu karena saat kamu bersamanya lah yang membuat jatuh cinta dan patah hati datang disaat bersamaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar