Dirgahayu Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 69
di Kaliadem, Kepuharjo, Sleman, Yogyakarta
Jiwa yang mula luntur
Hati yang mulai termakan zaman
Keinginan yang mulai terlupakan
Dan harapan pendahulu yang telah diabaikan
Jika ada yang bilang negara kita telah merdeka
Itu dulu dan hanya berlaku untuk mereka yang berperang
Tapi apakah maknanya dengan kita adalah sama?
Atau kita membuat makna sendiri dari kata tersebut
Merdeka adalah sebuah kebebasan dari penjajahan (bagi mereka)
Merdeka adalah saat kita berhak menentukan keinginan kita (bagi kita)
Sangatlah berbeda dengan apa yang para pendahulu harapkan
Sangatlah melenceng dari apa yang mereka inginkan
Saat bendera menjadi sebuah asesoris
Saat lambang negera tak lagi dihargai dengan layak
Saat pengorbanan pendahulu hanya dianggap angin lalu
Saat itu pula budaya terima kasih tak lagi ada dinegeri ini
Tak pernah ada seseorang yang terlahir untuk sendirian
Hanya cara kita mencari dan menemukan
Bukan dicari dan ditemukan
Kebersamaan yang diinginkan bersama mereka yang dianggap sama
Tanpa pernah kita tahu
Tanpa pernah kita sadari
Bahwa kesendirian kita adalah kesendirian mereka
Kesendirian yang sama ditempat yang berbeda
Terus berjalan meski sendiri
Mencari dan menemukan yang diingikan
Atau berhenti diam dan menanti
Dicari dan ditemukan orang yang diinginkan
Merdeka adalah hal yang diinginkan
Merdeka dari paksaan melakukan yang diperintahkan
Bergerak atas dasar ketidakrelaan
Berfikir karena kesenangan dan kenyamanan
Merdeka atau dimerdekakan
Kita yang merasakan atas apa yang mereka perjuangkan
Kita yang melupakan atas apa yang mereka korbankan
Sebatas inikah rasa terima kasih kita
Tidak tahu malu rasanya diri ini
Menunduk dan tak berani menatap wajah mereka
Senja yang terlupakan sebutan kita kepada mereka
Tangan yang masih kokoh ini tak berdaya dibandingkan tangan mereka yang bahkan sudah gemetar untuk menjabat tangan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar