Kau hanya bisa melihat apa yang terlihat
Tanpa pernah melihat apa yang sebenarnya terjadi
Hanya dengan melihat sekilas lantas bisa menyimpulkan
Itu baik atau buruk untuk seseorang
Menetapkan pilihan untuk orang lain
Hanya karena merasa orang lain sebagai saudara
Kau bukanlah satu-satunya yang merasakan hal itu
Bahkan kami pun berhak atas rasa yang sama
Apa yang salah dengan semua ini
Apa yang benar dengan semua itu
Seolah kau adalah tuhan yang menentukan hidup orang lain
Padahal kau dan kami adalah sama sama orang asing baginya
Ujian yang datang tidaklah sebesar kemampuan kita
Terlihat besar karena kita mengecilkan kemampuan diri
Terlihat berat karena kita meremehkan kemampuan diri
Terlihat sulit karena kita enggan untuk memikirkannya
Sebuah harapan selalu ada bagi mereka yang bertahan
Sehina apakah orang yang bertahan hingga nafas terakhirnya
Sehina itukah hingga jarang kita temui lagi mereka yang seperti itu
Sebuah hal yang terasingkan dalam kemunafikan manusia
Jika ada yang bertanya tentang apa dan siapa kita
Jawabannya ada disini *nunjuk hati
Kita yang tak pernah bisa terlahir tanpa orang lain
Kita yang tak pernah bisa berdiri tanpa bantuan orang lain
Lelah ini membuatku gemetar
Penat ini membuatku enggan
Rasa haus membuatku berhenti
Menengadah keatas berharap hujan turun seperti tadi malam
Sebuah harapan yang selalu hadir untuk kita
Para manusia yang bertahan dalam pilihan
Sekalipun terasingkan sudah menjadi hal rutin
Sekalipun sendirian sudah mendarah daging sejak lahir
Apakah semua akan berhasil
Apakah semua hanya sebuah jalan buntu
Apakah semua akan dialihkan
Atau semua hanya sebuah iklan layaknya selingan acara tipi
Aku akan tetap berada dijalurku
Benar atau salah itu urusan nanti dan TUHAN
Dunia terus berubah tapi tidak jalurku yang selalu mengubah
Merubah semua yang ku butuhkan (yang kudapatkan) menjadi yang ku inginkan (yang ku mimpikan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar