Rabu, 20 November 2013

Dialah Orangnya

Dulu aku disambut dengan bahagia
Dulu aku dipeluk dengan hangat
Dulu aku yang menjadi kebanggannya
Hingga dia tau akhir yang kupilih untukku

Aku tak pernah mengerti apa yang diucapkannya
Hingga saat dimana jawaban itu ku dapat dikemduian hari
Aku hanya bisa percaya bahwa dia mencari pembenaran
Atas apa yang terjadi dikemudian hari

Seolah menjadi tuhan
Seolah mengerti cerita
Seolah membuat keadaan
Seolah paling benar dan tak bisa salah

Ntah apa yang dirasaknnya akan keberadaanku
Apa aku mengganggunya
Apa aku menjadi bebannya
Apa aku menjadi harapannya

Tiada yang tahu akan hal itu
Selain dirinya, otaknya dan hatinya
Dan tak ada yang mengerti
Selain egonya dan kepentingan pribadinya

Tak ada yang bisa kuberikan padanya
Dia yang memungutku dikala itu
Dia yang mendidikku waktu dulu
Dia yang membuatku seperti sekarang

Apa aku memang tak pantas untuknya
Apa aku memang tak berguna baginya
Atau memang aku hanya akan menjadi beban
Atau ternyata aku merupakan pengganggu hidupnya

Disaat aku tak berguna baginya
Aku akan lebih berguna bagi orang lain
Dia memang tak mengucapkannya
Tapi itu yang dia ingin aku mengetahuinya

Aku menyadarinya meski dia enggan mengakuinya
Dia hanya tak berani mengatakannya
Dia hanya ingin dunia membuat persepsi sendiri
Dan dia akan tersenyum dengan semua itu

Setidaknya aku mengerti meski tidak tahu benar atau salah
Dia bukan tak menginginkanku
Dia bukan membuangku
Dia ingin aku lebih berguna untuk orang lain

Hidup tidak untuk diri sendiri
Hidup tidak untuk aku dan dia
Hidup tidak untuk kami dan mereka
Tapi hidup untuk Kita Semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar