Minggu, 19 Januari 2014

Diam Itu Emas (Katanya)

Kembali terulang
Kembali terjadi
Seolah de javu
Atau apalah orang menyebutnya

Apa itu salah
Apa itu benar
Apa itu belum selesai
Hingga waktu memberikan moment yang sama

Rasa peka yang berlebihan darinya
Membuatnya seolah mampu menelaah dengan benar
Ketidakpekaanmu yang seolah dibawah rata-rata
Membuatmu tak pernah mengerti apa yang dimaksudkannya

Ibarat dua sisi mata koin
Hanya bisa berjalan beriringan
Terlihat bersama
Bukan berarti selalu sama

Sebuah ketidaksengajaan
Sebuah ketidaktahuan
Sebuah ketidaknyamanan
Sebuah pilihan

Memang sulit untuk dimengerti
Karena sudah terjadi sebelum disadari
Bertanya pun percuma
Menjelaskanpun sia sia

Tak ada yang akan percaya
Karena cuma kamu yang tahu
Bukan dia, kami atau mereka
Dan wajar jika hal itu terjadi

Terkadang sebuah alasan sudah bukan menjadi jawaban
Alasan hanyalah sampah bagi mereka yang mengelak
Alasan adalah mereka yang dicari untuk menjawab
Sedang jawaban sesungguhnya tak perlu dicari

Jawaban selalu ada bagi mereka yang bertanya
Bukan diam dan menyimpulkan sendiri
Menjadikan jawaban sebuah alasan
Menggunakan alasan sebagai jawaban

Tak ada yang berubah
Sejak awal memang seperti itu
Anggap saja tak pernah terjadi
Setidaknya rasa semu itu akan hilang dengan segera

Tidak ada komentar:

Posting Komentar