Dulu aku pernah menulis tentangmu, mencoba mengabadikan tiap moment saat bersamamu. Karena ku pikir saat itu adalah yang terbaik yang bakalan aku miliki seumur hidupku. Tapi tak bisa kupungkiri juga bahwa ditengah jalan aku akan bertemu dengan dia, mereka, dan yang sekarang disebut kami. Dikala itu dirimu adalah yang terbaik karena dijaman itu memang dirimulah yang paling kurasa pas, paling cocok dan seolah hanya dirimulah yang ku butuhkan untuk hidup
Dirimu adalah yang terbaik dikala itu
Dan kupikir itu akan berlaku seterusnya
Namun ternyata ku salah
Karena jawaban itu baru datang sekarang
Aku yang tak pernah tahu apa itu hidup
Aku yang tak pernah tahu apa itu dunia
Aku hanya melihat dari dua mata yang dipinjamkan tuhan
Aku hanya mendengar dari dua telinga yang dianugrahkan tuhan
Seiring waktu berjalan, bertemu dengan banyak dia dia dia dan dia yang lain. Tentu dengan cara dan kondisi yang berbeda dimana tak mungkin kita mengacu atau berpatokan pada kondisi sebelumnya. Apa kita bisa hidup dengan masa lalu di masa yang sekarang? Menggabungkan dua kehidupan disatu masa? Ntah apa yang ada dipikiranku saat itu. Menganggap semua itu mutlak, kalo tidak A ya B, padahal kemutlakan sejati itu hanya milik TUHAN karena Tuhan adalah maha sempurna.
Aku hidup dijaman sekarang
Tapi mengapa masih berasa dijaman dulu
Awalnya kebenaranku adalah mutlak untukku
Sampai waktu menunjukkan salahnya melalui dia dan kalian
Kalian menunjukkan bahwa apa yang terlihat
Belum tentu apa yang ingin ditunjukkan
Kalian juga menerangkan bahwa apa yang dikatakan
Belum tentu apa yang ingin dimaksukan
Aku datang bukan karena sebuah kepentingan
Begitu juga dengan kalian semua (setidaknya begitu)
Dan disaat semua mulai berubah lagi
Karena jaman akan terus berubah dan lagi
Aku belajar berjalan dari kalian
Aku belajar berlari dari kalian
Aku belajar membunuh dari kalian
Dan aku belajar hidup juga dari kalian
Kalian memang bukan satu satunya tempatku belajar
Masih ada dia dia dia dan dia yang lain-lainnya
Meski sekarang tak mungkin sama seperti dulu
Tapi dululah yang membuat kita seperti sekarang
Disaat kita tak cocok dengan suatu keadaan
Berhentilah mengeluh, berhentilah menghujat
Karena dunia tak akan melunak saat kita hanya mengeluh
Tapi dunia tak akan menolak dengan keinginan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar