Rintik hujan baru saja menyapa
Meski hanya berapa meter dari pintu kamar
Sangat khas dan jelas
Begitulah ciri dan caranya menyapa ku
Lebih milih dicintai atau mencintai
Mencintai orang yang mencintai orang
Dicintai orang yang dicintai orang
Tentukan pilihanmu sendiri
Bosan dengan cinta yang orang sebut-sebutkan
Bosan dengan masalah yang tak kunjung usai
Bosan dengan keadaan yang tak akan berubah
Tanpa ada sebuah gerakan yang sedikit berbeda
Masih ditempat yang sama seperti biasa
Masih dalam keadaan dan kebiasaan yang sama
Masih dengan cara dan ciri yang dulu
Hanya keadaan dan waktu yang tak lagi sama
Mendengar saja cukup tanpa perlu melihat
Merasa saja cukup tanpa perlu berkata
Merasa tak perlu bukan berarti tak butuh
Ntah apa yang diinginkan dari kepalsuan ini
Jika memang butuh katakan butuh
Jika memang perlu katakan perlu
Jangan bertindak seolah semua berbalik
Jangan berkata seolah semua baik-baik saja
Menyesali bukanlah sebuah pilihan
Pasrah juga bukan sebuah pelarian
Lari adalah menghindar dari keadaan
Mengabaikan dan membiarkan semua tergeletak tak terurus
Layaknya sebuah sampah yang dilempar begitu saja
Apa dulu sampah ini juga yang kau inginkan
Apa dulu sampah ini juga yang kau lihat
Atau salah mengambil karena terlalu berambisi memungutnya
Melihat seseorang tanpa ia melihat kita
Mendengarkan seseorang tanpa ia mendengar kita
Merasakan seseorang tanpa ia tahu akan keberadaan kita
Dia tahu saja itu sudah cukup (palsu amat)
Terkadang kita berharap lebih dari apa yang diucapkan
Menginginkan yang banyak dibanding yang diberikan
Memang dasar manusia yang sulit mengenal arti benar atau salah
Karena memang manusia tak pernah mengerti mana yang terbaik
Semua akan disadari bahwa memang telah berlalu
Jangan ada kata "seandainya dulu aku milih itu"
Sesal ada bukan untuk diratapi
Dia ada untuk menjadi bahan pikiran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar