Sabtu, 21 Juni 2014

Efek Otak Jarang Dipakai

Dunia lama adalah tempat dimana kita merasa nyaman
Dunia baru adalah tempat dimana kita mulai bernjak keluar
Dunia lama dengan para penghuni lama
Dunia baru dengan penghuni lama dan orang asing

Terlalu lama nggak pernah digunakan
Otak ini terasa beku dan kaku
Berfikir dijalan ditengah kesendirian jalanan
Kutemukan sebuah jawaban yang sering ku pertanyakan

Pertanyaan dan jawaban yang kubuat sendiri
Pilihan dan resiko yang kuprediksi sendiri
Hambatan dan solusi yang dirancang sendiri
Semua dilakukan untuk, karena dan demi diri sendiri

Aku baerharap tak ada yang akan hilang
Tapi memang musthail berharap akan hal itu
Dimana ada yang baru maka yang lama akan berangsur terlupakan
Begitulah peraturannya

Aku membuat dunia baru dengan para penghuni lama
Atau aku membawa penghuni baru ke dunia lama
Mensejajarkan dua dunia bukanlah hal yang mudah
Sama halnya dengan mengendarai dua kendaraan secara bersamaan

Mencoba berdiri dan bertahan saat terabaikan
Mencoba mendengar dan mengerti saat tak dibutuhkan
Seolah apa yang dibuat dengan apa yang dibilang saudara sudah terhapus
Menjadi bersama atas sebuah keperluan dan formalitas

Berhentilah mengurusi orang lain
Berhentilah terlalu mengkhawatirkan orang lain
Berhenti juga terlalu dalam masuk zona orang lain
Orang asing tetaplah orang asing (Saudara aja bisa jadi orang asing)

Saudara adalah dia atau mereka yang menjdi tujuan utama setelah Tuhan dan orang tua
Bukan menjadi sebuah cadangan yang siap sedia macam IGD
Saudara juga merupakan alarm dan prosedur yang bisa digunakan
Bukan sebuah catatan lama yang tak lagi populer dengan cerita fiksi

Aku rasa tak perlu jedotin kepala ketembok hanya untuk merasakan
Bahwa kejedot tembok itu sakit rasanya
Tapi tak sedikit orang yang melakukannya untuk mengetahui itu benar
Ada banyak hal yang tak perlu dirasakan untuk mengerti rasanya

Selama apa yang disepakati tak dilupakan
Selama tak ada yang protes dengan keadaan
Selama tak ada ucapan untuk mewakili de facto
Sekalipun de yure telah ditunjukkan, semua masih tetap SAMA *Sekian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar