Minggu, 26 Oktober 2014

Buang Buang Waktu

Waktu adalah benda yang terus berjalan
Tanpa pernah peduli kita menginginkannya
Atau kita membencinya sekalipun
Dia akan terus bergerak kearah dimana semua akan berlanjut

Menahanku disana untuk sebuah keadaan dan moment yang ingin dirasakan
Tapi semua bukanlah sebuah keinginan
Melainkan sebuah keterpaksaan atas kehendak orang lain
Mengikuti sistem dan memang seperti itu kondisinya

Kita tak bisa mutlak bergerak atas keinginan pribadi
Tanpa bernanung dalam sistem yang telah ada
Sekalipun kita menolak semua akan tetap ada sistemnya
Jangan menghindari dan berpaling seolah mampu berjalan tanpa sistem

Aku memang membenci sesuatu yang mengekang
Terlahir dengan hanya mengikuti alur bukanlah yang kuinginkan
Bukan juga sebuah kedewasaan yang ingin kutonjolkan
Aku hanya menginginkan sebuah kedamaian yang sulit ku jelaskan

Tidak semua akan mengerti
Banyak juga yang akan menolaknya
Tapi aku tidak peduli
Karen ini tentang cara dan hidupku

Aku tak peduli apa yang akan mereka katakan
Apa yang mereka keluhkan
Apa yang mereka lakukan
Yang aku pedulikan hanyalah semua berjalan sesuai keingina amsing-masing

Aku tak akan menghambat kalian saat aku tak bisa membantu kalian
Dan hal itu berlaku sebaliknya
Tak ada kompromi dan sebuah negosiasi
Dimana kita harus dimengerti tanpa mau mengerti orang lain

Akhir-akhir ini memang banyak waktu yang ku buang
Hanya untuk sekedar formalitas
Tanpa pernah aku merasa semua akan berguna
Setidaknya dengan begitu aku tidak menghambat mereka

Terkadang kita memang harus menjadi orang lain yang ada dalam diri
Hanya untuk menyenangkan orang lain
Inikah yang disebut pengorbanan
Atau ini yang disebut kepalsuan

Yang mana yang dipilih bukan lagi hal yang penting
Menjadi jahat untuk kebaikan
Atau menjadi baik untuk kejahatan
Keduanya juga akan dinilai buruk oleh mereka yang tak mengenal proses

Kita akan hidup bersama mereka yang akan selalu berkomentar
Hanya itu yang mampu mereka lakukan
Karena mereka hanya melihat apa yang terlihat
Bukan mengenal apa yang terjadi sebenarnya (Manusia Sampah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar