Senin, 13 Oktober 2014

Sepaham *hanya malam ini

Apa yang kita inginkan adalah apa yang kita perjuangkan
Meninggalkan ditengah usaha adalah sebuah pilihan
Dimana ending datang lebih cepat
Atau hasil akhir telah ditentukan sebelumnya

Mentari tetap akan bersinar sampai usianya benar benar berakhir
Meski dia tahu ending dari usahanya menyinari dunia
Gelap juga akan datang pada akhirnya
Lantas apakah dia menyerah?

Dia yang tahu akan akhir dari usahanya masih tetap berjuang hingga akhir
Hanya untuk sebuah kemungkinan yang nyaris tak mungkin didapat
Terkadang sebuah alasan menjadi jawaban atas hal ini
Dan itulah yang membuat semuanya terjadi

Tidak ada yang salah
Apalagi benar
Semua hanya bersifat relatif
Tergantung dari mana kita melihat

Matahari pasti akan padam
Terang akan berganti gelap
Gelap dalam arti sesungguhnya
Bukan gelap dalam makna kiasan

Dia masih terus menerangi meski nantinya akan gelap
Dia masih bertahan meski akan padam pada akhirnya
Semua hanya demi sebuah harapan
Harapan yang tertinggal dalam sebuah proses

Sesuatu akan ada saat yang lain telah tiada
Sesuatu akan datang saat yang lain telah pergi
Untuk malam ini aku sepaham dengan isi kepalaku
Dan ntah kenapa lain rasanya

Sudah lamakah bahwa kita tak jalan bersama
Meski berdampingan dan menuju tempat yang sama
Seolah tak saling kenal hanya karena berbeda
Cara dan yang terlihat meski bendanya sama

Seseorang hanya mampu melihat dan kita yang merasa
Tak ada yang perlu dirisaukan tentang mereka
Karena kita hidup bukan karena mereka
Kita juga tidak bergantung pada mereka

Sejenak ku berharap pada Tuhan tentang sebuah mimpi
Mimpi yang akan menjadi kenyataan suatu hari nanti
Meski bentuknya berbeda tapi itu adalah yang kita butuhkan
Jangan pernah ragukan yang dirimu inginkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar