Tidak ada yang bisa menghentikan sebuah pikiran
Mungkin memang ada yang bisa menahannya
Tapi sejauh apa mereka mampu menahannya
Sejauh itu pula semua akan merusaknya
Jiwaku adalah tulisanku
Keinginanku adalah coretan-coretanku
Tanpa ada embel-embel yang menyertainya
Spontan dari luapan hati dikala itu
Apa yang ku dapatkan dimasa lampau adalah semua bekal ternyata
Bekal untuk menghadapi apa yang akan terjadi esok hari
Seperti hari ini tentunya
Saat dimana selama 2 bulan aku akan berada disana
Sebuah jalan yang dinantikan sebuah panggilan jiwa
Sebuah bekal yang harus kudapatkan untuk sebuah impian
Sebuah cara untuk mampu merealisasikan semuanya
Sebuah alasan untuk tetap bertahan dalam sebuah keputusan
Dia yang dihadirkan oleh dia yang satu lagi
Dia yang selama ini kunantikan
Dia yang selama ini kuinginkan
Atau dia yang sengaja dimasukkan dalam cerita ini
Sosok pemeran ketiga terkadang menjadi dilema
Sebuah alur yang terpaksa harus diimprovisasi agar tetap selaras
Tidak kehilangan pemeran utama
Tidak juga kehlangan pemeran kedua
Kehadirannya membawa warna lain dalam cerita ini
Semua yang direncanakan akan segera diubah
Menyelaraskan semua menjadi satu
Bukan lagi memilah dan menyisihkan ketiganya
Entah apa yang dipikirkan semua akan tetap berjalan
Hanya masalah waktu hingga semua terjawab
Apa yang diinginkan dan apa yang diharapkan
Bukan lagi tentang kita atau mereka
Sejauh mana semua akan baik-baik saja
Sejauh itu pula kita akan membuat semuanya bersama
Bersama untuk waktu yang tak lagi lama
Hingga semua kembali ke dunia yang lama ditinggalkan
Untunglah semua yang tercipta adalah buatan TUHAN
Jika buatan cina tentulah semua akan rusak dalam waktu sekejap
Saat kita tak mampu melakukannya maka pasrahkan pada Pembuatnya
Kita tak pernah sendirian didunia ini, egolah yang memaksa kita berfikir bahwa kita itu SENDIRIAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar