Dalam tiap detik berapa banyak yang lalu lalang
Terlalu cepat hingga tak bisa fokus dengan segera
Mungkin hanya bisa menatap satu atau dua hal
Yang paling bagus atau yang paling jelek diantaranya
Silau lampu kendaraan yang begitu terang
Tak berarti itu kendaraan seterang lampunya
Terpana dengan yang terlihat
Melupakan isi dan lainnya
Begitu juga dengan hidup
Kita hanya fokus dengan dua hal itu
Kalo nggak yang menyenangkan banget
Ya yang menyedihkan banget
Kenapa proses sering kali kita lupakan
Dan berpatokan pada hasil akhir yang telah berlalu
Menyalahkan keadaan yang telah terjadi
Dan terlalu mendramatisir keadaan seolah slowmotion
Terima saja lah dengan apa yang diberi
Mengutuk dengan apa yang diberikan bukanlah solusi
Apa kita bisa memegang apa yang lebih besar dari tangan mungil ini
Apa kita bisa menggunakannya dengan baik
Saat apa yang mulai terlupakan kian menjadi
Tradisi adalah harga mati untukku
Siapa lagi yang bakalan mengingatnya
Kalau bukan kita sendiri
Orang lain terlalu sibuk dengan hidupnya
Untuk sekedar mengingat siapa kita dimatanya
Siapa kalian dimatanya
Apa lagi proses yang sempat dilalui dimasanya
Ntah apa yang meracuni pikiran kita semua
Apa hanya pikiranku yang berbeda
Atau kalian memang berpikir dengan berbeda pula
Tak ada yang tahu karena lidah pun bisa kalian palsukan
Kita punya cara masing masing
Hidup masing masing
Mimpi masing masing
Takdir saja yang kebetulan membuat kita sama
Tak ada yang merencanakan bertemu dengan siapa
Tak ada yang bisa memilih terlahir seperti apa
Tak ada yang boleh menawar tentang kapan waktunya
Yang ada hanya mampu menjalani dengan baik untuk skenario ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar