Sudah 2 minggu sejak kabar terakhir ku dengar
Tak ada lagi kabar yang mampir
Minimal sebuah kicauan bahwa semua baik-baik saja
Atau sekedar dua huruf yang bisa mewakilinya (OK tulisannya)
Apapun yang terjadi tetaplah seperti ini
Ku rasa hanya ada di negri dongeng hal itu
Tiap detik seseorang pasti berubah
Ntah pikiran atau yang dipikirkannya
Jalan yang dilalui memang berat
Memang bukan hal yang mudah
Tapi inilah takdir yang telah ditentukan
Kita ditakdirkan menjadi orang hebat
Tak ada orang hebat yang jalannya mulus macam jalan TOL
Semua pasti ada jurang dan tanjakan yang curam
Andai hal itu bisa ku tanyakan pada mereka yang telah tiada
90% pasti Iya jawaban mereka semua
Tak ada yang kusesali
Hanya sekedar mengeluh karena aku masih manusia
Tak ada yang ku benci
Hanya sekedar kurang respek karena hati belum sejalan
Satu yang kusadari adalah semua belum maksimal
Semua masih setengah setengah
Belum totalitas atau belum menaruh hati
Tak penting mana yang benar
Ibarat sebuah pendakian gunung
Jika ditapaki terus menerus juga akan sampai puncak
Tak peduli tapak itu besar atau kecil
Hanya masalah waktu dan kesiapan untuk pantas ada disana
Jangan tanya tentang kapan dan berapa lama lagi
Semua tergantung pada diri ini (nunjuk sendiri)
Jangan berfikir tentang mampu atau tidak
Karena tak ada takdir yang diberikan tanpa kemampuan bersamanya
Pasrahkan pada pemilik hidup jika memang tak mau
Kembalikan padanya jika memang tak menginginkannya
Apakah semudah itu?
Apakah segampang itu?
Apa mungkin kita kembalikan yang buruk dan menukar dengan yang baik
Hidup bukan toko bangunan yang bisa dikembalikan saat barang yang dibeli cacat
Semuanya baik kok pada dasarnya
Hanya cara membungkusnya yang membuat terlihat kurang baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar