Jumat, 28 Maret 2014

Hujan (Lama Ndak Mampir)

Hujan adalah alasan dimana kita menanti
Bukan sengaja atau memilih
Tapi ini adalah paksaan bertahan
Dipaksa belajar kesabaran darinya

Hujan memang menyenangkan
Terkadang banyak juga yang memilih mengabaikan
Untuk menari bersama dengannya (bacanya hujan)
Ada juga yang segera pergi menghindarinya

Hujan memintamu bersabar disana
Bukan untuk menunggu dan meminta perhatianmu
Dia hanya ingin kita belajar kesabaran
Dan menikmati proses dalam bersabar

Arti sebuah penantian bukan tentang menunggu
Melainkan apa didapat dalam menunggu
Apa yang dilakukan saat kita tidak bisa kemana-mana
Pasti hanya pikiran yang kemana-mana


Tak lupa aku menyelipkan nama mu ketika berdoa di kala hujan ini
Aku menitipkan pesan kepada Tuhan bahwa aku telah tiba dan tak perlu engkau khawatir

Jikalau aku telah tiba kembali disini
Aku akan menghubungimu
Tak peduli selelah apa aku
Yang aku inginkan hanya mendengar suaramu

Mendengar ceritamu selama kutinggalkan
Lelahku hilang tak berbekas karenanya
Hujan membantuku memikirkan hal itu
Meski tak pernah ada yang tahu akan hal itu

Dia ternyata masih ada disana
Menanti dengan setia
Menunggu tetes terakhir yang turun
Menyelesaikan apa yang tak sempat selesai

Ditiap tetes yang terjatuh
Tiap moment juga mulai terlintas
Banyak hal yang dipikirkan
Seolah banyak hal yang tak sempat diselesaikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar