Sabtu, 12 April 2014

Jalanan Basah

Bukan untuk meninggalkan
Melupakan apa yang telah diucapkan
Hanya saja aku telah temukan sebuah alasan
Untuk tidak lagi berada disana

Dibawah tembok pembatas ini
Ku angkat kepala ini
Dan kami saling memandang satu sama lain
Hanya bisa memandang tanpa bisa berkata

Jarak itu semakin jauh
Perbedaan itu kian nyata
Rasa itu kian memudar
Harapan itu kian meredup

Semua orang juga menyadarinya
Alasan dia pergi kesana adalah sebuah pelarian
Yang dikemas rapi dalam berbagai alibi
Tapi mereka diam karena tak ingin mengganggunya

Rasa sakit itu memang nyata
Karena ini bukan negeri dongeng
Tapi kita tidak boleh menjadi orang jahat
Membalas kejahatan dengan hal yang serupa

Melihat dunia dari sisi yang lain
Sedikit berbeda dari apa yang biasa diketahui
Tak ada yang salah dengan semua itu
Karena tak semua sama dari apa yang dilihat

Seseorang memang tak pernah berarti
Saat dia pergi dan tak pernah kembali
Hanya alasan yang menjadikannya alibi
Hanya pandangan buruk yang ditinggalkan atas apa yang diucapkannya

Tanpa pernah kita tahu kenapa dan mengapa
Tanpa kita pernah peduli dengan hal itu
Yang penting aku dulu baru orang lain
Menuntut dan tak pernah dituntut

Jalanan kota masih basah
Segar dan harum masih khas dingin
Sama seperti hal itu
Semua masih jelas dan dingin

Tak semua bisa dikatakan
Tak semua juga pantas didengarkan
Persepsi dan asumsi menjadikannya jelas
Jelas untuk tiap pikiran yang mencoba memaknainya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar