Jumat, 08 Februari 2013

back to Slamet (part 3)

Hari yang cerah, seperti biasa hujan kambali mengguyur kota perantauan aku tadi malam. Teringat kejaidan kemarin, seharian keluar mencari kecocokan suasana, berada ditempat bukan layaknya aku disana. Bukan tempat yang cocok untukku, pulang malam dan langsung pergi lagi setelah 1 jam maen game online karena memang malas di tempat. Jari ini pun enggan bergerak diatas key-board untuk mencurahkan keluhannya

Manusia selalu dibingungkan
Manusia selalu disesalkan
Manusia selalu dihakimi
Dengan rencana dan hukum langit

Semua yang ada di dunia adalah PALSU
KEBENARAN hanya ada dilangit (-GIE-)
Sementara itulah yang ku percaya
Begitu juga dengan hati ini

Perasaan ini palsu???
Apa hati ini sulit tuk pecaya
Cukup insting dan pikiranyang ku percaya
Sisanya hanyalah kepalsuan belaka dan g lebih

#02-02-2013 (11.00)
Semua sudah bersiap dengan kostum dan persiapannya masing-masing. Siap tuk melanjutkan perjalanan kembali meski sepanjang jalan di hantui dengan rasa pingin ketawa karena memang layak tuk ditertawakan

Style masing-masing karena takdir masing masing
Bukan alasan tuk tidak berjalan seiringan
Bukan alasan tidak terbuka dan membaru
Tombok hanyalah pembatas

Aku g pernah menjanjikan puncak pada kalian
Bersama kalian akan ku capai puncak itu
Puncak kalian raih dengan cara kalian sendiri
Aku hanya lah bagian iringan langkah kalian





Dekat belum berarti dekat
Cowok bukan berarti PRIA (ups)
Ini hanyalah fiktif belaka
Tidak untuk diperdagangkan
(beruntunglah kalian yang membaca blog ini)

Mereka memang dekat
Tapi jangan dipikir mereka sedekat itu
APa yang terlihat
Belum tentu sama dengan keliatannya




Sampai dipos 2, tempat terakhir aku berjalan di mpendakian sebelumnya. Niatku belum sekuat baja, kakiku tidak sekuat hati dan badanku tidak sekuat keinginanku. Kembali bercanda dan tertawa disini sekaligus makan siang dengan BUBUR AYAM (bukan H. Sulam ). Pendakian yang cukup menyenangkan lah intinya, sulit diungkap[kan karena bersifat subyektif
12.00 (at POS 2)
13.00-14.00 (POS 3)
Bertemu dengan rombongan dari manado yang lagi ngelakuin Ekspedisi Triple S (Sindoro-Sumbing-Slamet). Lumayan dapat stiker buat kenang-kenangan hahahhahaha, setelah ini mereka langsung balik ke manado (katanya). langsung jalan lagi deh kita nya
 
14.10-15.00 (POS 4)
POS Samaranthu (samar samar hantu) serius nyeremin inih pos, agak merinding  juga sih sebenarnya dari awal masuk pos ini. Berharap segera pergi aja dari ini pos, tapi apa mau dikata. Istirahat dan makan dulu rupanya mungkin bubur ayamnya kurang ampuh jadi g nahan lapar mereka, kalo saya memang sedikit makannya. Suasanya yang mencekam dengan bekas pohon terbakar dimana-mana, dengan suasanya  yang mendukung untuk seram. Di POS inilah banyak cerita para pendaki mengalami kejadian-kejadan aneh, ada yang waktu tidur orangnya jadi nambah 1, ada yang putih-putih suka loncat-loncat nongol, ada gdis diatas pohon lah dll. Itu alasan saya g mau ngecamp dimari

15.14-16.00 (POS 5)
AKhirnya sampai juga di POS mata air, sengaja bawa sedikit air jadi bisa ngisi disini nantinya. Untuk juga di Pondok ada ruang yaaa cukuplah buat tenda kami jadi g bakal kehujanan dan g terlalu angin karena berada di dalam pondok dalam ZSB pula kan, ayemmmmmmmm
Meski hujan dan kabut mulai turun sekitar jam 5 sore sampae jam 9 malam membuat suasana jadi dingin itu pasti dan menusuklah dalam tulang

- to be continued -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar