Jumat, 22 Februari 2013

PATRICIA XIII

Aku lupakan apa yang tak pernah ku rasakan
Aku sakit atas apa yang tak ku alami
Aku tinggalkan apa yang tak pernah ku miliki
Hingga terkesan aku yang ditinggalkan

# Nggak terasa, sudah sampe pada sini, angka 13 agak sedikit di keramatkan beberapa orang dan bukan saya salah satunya. Hanya kebetulan semata jika pada saat ini dia merasakan apa itu sakit, apa itu galau (kata anak muda jaman sekarang), apa itu ikhlas dan apa itu merelakan apa yang tidak sempat kita miliki. Takdir adalah sebuah misteri, yang tidak pernah tau surprise apa yang akan diberikannya. Kadang membuat kita senang atau justru sebaliknya menunda kesenangan itu. Hal itu juga berlaku padanya, dia masih sama seperti manusia yang lain. Memiliki hati, pikiran, perasaan dan cinta aseeeeeeeeeek.

# Dia  yang merasa takdir nya bukan seprti harapannya, dihentikan disana tempat dia bertahan. Ditinggalkannya semua mimpi, harapan, impiannya disana bersama ketidak pastian tempat itu. Melepas apa yang tak pernah di genggamnya, membuang kontrak lama yang tak pernah disepakatinya, dan digerakkan hingga tutup buku lebih awal. Apa yang ditanamnya belum sempat tumbuh dan harus diabaikan kehidupannya mungkin jauh lebih baik daripada tanaman itu tumbuh namun g tau harus diapakan. Semakin lama semakin besar dan berharap dari kepalsuan yang belum pernah ada titik terangnya.

# Apa yang salah dengan burung gagak??? Burung yanng mungkin kurang elok rupanya. Namun setidaknya dia bebas berekspresi tentang apa yang dirasakannya daripada burung cantik dalam sangkar yang terjebak dalam kepalsuan indahnya sangkar itu. Menggadaikan kebebasan hanya untuk tempat yang indah namun tidak menjanjikan kebahagiaan. Saat semua mulai terlihat jalannya, harus dia relakan apa yang dipercayainya dahulu, apa yang diyakininya dulu dan apa yang diperjuangkannya dahulu. Melupakan dan memulai dengan yang baru mungkin menjadi pilihan yang realistis baginya, setidaknya hidupmu harus bergerak karena dunia terus berputar begitupun sang waktu.

# Kata orang "semakin ingin dilupakan maka, semakin teringat-ingat". Aku tidak setuju dengan itu, mungkin orang yang gagal move on yang mampu berkata seperti itu. Cukup diabaikan, dianggap tidak pernah ada dan tidak harus dihapus dengan paksa. Cukup ditutup dan disimpan hingga waktu yang akan membukanya jikalau memang takdir berkehendak demikian. Yakinlah tetap bahwa semua tak sia-sia, mungkin bukan jalannya dan mungkin juga bukan waktu yang tepat jika diwujudkan saat ini.

"Menyayangi bukanlah bagaimana cara membuktikan untuk selalu bersamanya, tetapi bagaimana cara membuktikan agar dia merasa nyaman saat bersama kita.
  Bukan bagaimana cara membuktikan untuk menguasai pikirannya, tetapi bagaimana cara kita membuktikan untuk memahami jalan pikirannya.
Bukan bagaimana cara membuktikan untuk menaklukan hatinya, tetapi bagaimana cara membuktikan untuk mententramkan hati dan perasaanya" (Tiwi, 2013)

Bila cinta tak indah bagimu
Mengapa kau masih bertahan
Bila orang lain ingin pergi ke tempat2 indah
Tapi kau hanya ingin berada disisinya

Pergi lah jika ingin pergi
Tinggalkan apa yang mesti di tinggalkan
G ada yang berbeda
Hanya cara memandangnya dari tempat yang berbeda

Jangan pernah lupakan
Apa yang telah kau berikan padanya
Setidaknya kau pernah berusaha
Mengukir nama itu ditanah tertinggi

-the last of patricia-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar