Rabu, 14 Mei 2014

Sia-Sia Katanya

Kubenamkan kepalaku kedalam bak mandi ukuran 1 meter persegi, rasa jenuh kian menusukku dan panas kian menjamahkku. Hari yang tak menyenangkan sama sekali dan sangat monoton. Bagaimana mereka bisa hidup dalam keadaan seperti ini, seprti robot dan sapi perah yang dimanfaatkan untuk sebuah tujuan yang tidak diketahui. Para penguasa yang duduk bersila dengan secangkir kopi dan bacaan tiap paginya hanya untuk hiburan dalam menemani pekerjaannya yang hanya menunggu waktu pulang kerja datang.

Aku memang kurang beruntung dari mereka karena lulus duluan <-- kata yang pernah terucap dariku dikala aku tak bersyukur atas kelulusanku. Dan disaat ini aku masih disini tanpa adanya mereka yang menjadi alasan untuk berkata seperti diatas tuh rasanya gimana gituh. Sama halnya dengan kita meluangkan waktu untuk sebuah janji, janji itu tak lagi dianggap ada untuk ditepati. Mungkin terlihat sia-sia tapi pasti ada sebuah kegunaan dibalik kesia-siaan.

3 hari sebelumnya...
Cuaca yang terik namun tak kunjung hujan, padahal akan sedikit berasa adem jika hujan turun meski hanya bebrapa liter tiap detiknya. Kuhabiskan beberapa puluh menit hanya untuk menikmati sebatang rokok yang ku bakar dan mereka yang lalu lalang tanpa peduli siapa yang ditemui, siapa yang dikenalnya atau siapa yang tak ingin dikenalnya, tak ada bedanya diantara ketiga hal itu. Selama mereka tak berkurang kenyamanannya, mereka tak akan membuang-buang waktu dan tenaga hanya untuk sekedar bertegur sapa. Seperti inikah orang-orang yang ku kenal dulu saat pertama kali membuka gerbang sekolah ini?

Malam hari saat tanggal itu....
Kebosanan dan kejenuhan kian melebihi ambang batas
Haruskah ku setting ulang ambang batasnya
Atau memang harus segera meninggalkannya
Ntah mana yang baik nantinya

Apa yang kucari dahulu kala
Telah kutemukan dengan segala yang kubutuhkan
Namun berbicara tentang cukup atau kurang
Tergantung kapasitas kita mampu menelaahnya

Ibarat lagi makan
Sampai kapanpun kita tetap melakukan makan
Namun apakah hanya untuk makan kita hidup
Masih banyak yang bisa dilakukan selain makan

Berguna atau tidak
Bermanfaat atau tidak
Setidaknya melakukan hal yang sia-sia adalah lebih baik
Dibandingkan pada diam dan menyia-nyiakannya

Semua yang bergerak dari tubuhku dianggep aneh
Terlalu eksentrik untuk dikomentari setiap inchinya
Terlalu mencolok untuk diabaikan setiap gesernya lokasi tubuh
Atau malah terlalu nggak berguna hingga setiap caranya terabaikan

Thomas Alpha Edison pernah berkata
"karena ada ribuan cara sia-sialah yang membuatnya gagal dan menemukan sebuah bohlam lampu"
<jadi jangan takut jika apa yang dilakukan nanti akan terasa sia-sia>

Plato
"pengalaman hanyalah sebuah ingatan dan memory atas apa yang dialaminya didunia"
<sesuatu yang diingat akan jauh lebih cepat hilang dibandingkan dengan apa yang dirasa, hal yang sering kita sebut dengan kenangan>

Aristoteles
"tingkat realitas tertinggi adalah apa yang tertangkap oleh alat indera manusia"
<terkadang kita memang menangkap apa yang dikatakan dan bukan apa yang dimaksud
karena indera manusia berbatas pada pesepsi subyektif>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar