Menyerah pada nasib buruk dan menyalahkan takdir adalah sampah.
Kita diberi tangan, kaki, organ lengkap untuk berjuang
Meski sakit dan enggan tuk beranjak
Meski takut dan g ingin hal itu terulang
Memang terkadang apa yang kita harapin
G bisa terwujud saat itu juga
Dimana orang lain mampu mewujudkannya
Rasa iri itu ada tinggal gimana kita menanggapinya
Aku g berdoa lewat tulisan
Aku g berharap dari tulisan
Aku menulis untuk mengungkapkan
Aku menulis untuk menjelaskan
Terkadang kertas lebih peka dari telinga
Terkadang pena lebih tanggap dari lidah
Benda matipun seolah hidup
Benda hiduppun seolah mati (atau pura-pura)
Mendapat hal yang sebaliknya dari harapan itu sakit
Apalagi melihat orang lain mendapat yang dia harapin
Kodrat manusia adalah iri
Sejauh mana manusia mampu mengaturnya
Tetaplah tersenyum meski dunia mulai geram
Tetaplah berdiri meski terus dihantam
Tetaplah percaya dengan apa yang ditulis
Tetaplah percaya dengan apa yang terbaik yang direncanakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar